Peringati Hardiknas 2026 Bupati Bangli Tekankan Pentingnya Pembelajaran Mendalam dan Kesejahteraan Guru

Jbm.co.id-BANGLI | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertempat di halaman kantor Bupati Bangli, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangli SN Sedana Arta membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang mengusung visi besar “Pendidikan Bermutu untuk Semua” sebagai fondasi menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.
Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses tulus untuk memanusiakan manusia dan menumbuhkembangkan potensi fitrah sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Mengacu pada sistem Among Ki Hajar Dewantara, inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia melalui tiga pilar: Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan).
Guna meningkatkan kualitas pendidikan di dalam kelas, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan lima kebijakan strategis yang diimplementasikan hingga ke daerah yaitu: 1).Pembangunan sarana fisik yang nyaman dan penyediaan Papan Interaktif Digital (PID) di lebih dari 288.000 satuan pendidikan untuk mendukung ekosistem belajar modern, 2).Guru diposisikan sebagai agen peradaban. Pemerintah memberikan beasiswa senilai Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum bergelar S1/D4 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Selain itu, tunjangan sertifikasi kini ditransfer langsung setiap bulan untuk menjamin ketenangan guru dalam bertugas, 3).Menciptakan lingkungan sekolah yang Aman, Sehat, Risiko, dan Indah (ASRI) agar sekolah menjadi rumah kedua bagi murid. Program ini mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Pramuka, serta penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), 4).Peningkatan kualitas capaian pendidikan melalui fokus pada Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika, serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi mutu, dan 5).Memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang terkendala ekonomi maupun fisik melalui sekolah terbuka, sekolah satu atap, dan layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Menutup pidatonya, Sedana Arta mengingatkan bahwa keberhasilan seluruh program ini sangat bergantung pada 3M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Tanpa ketiga hal tersebut, kebijakan hanya akan menjadi formalitas angka-angka kuantitatif tanpa dampak nyata.
“Mari kita perkuat kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak bangsa, khususnya di Kabupaten Bangli,” pungkasnya.
Untuk di ketahui bahwa dalam Upacara peringatan Hardiknas tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan piala Porjar cabor Atletik tahun 2026 oleh Bupati Bangli.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bangli, Forkopimda Kabupaten Bangli, Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli serta Perwakilan dari SD dan SMP. (red).




