BaliBeritaDaerahPemerintahan

Pesan Tegas Gubernur Koster di HUT Kota Singaraja: Pembangunan Buleleng Harus Terarah dan Berkelanjutan

Jbm.co.id-BULELENG |  Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan pesan tegas kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam momentum Parade Kecamatan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 bertema “Binneka Shanti Jagaditha”, Senin, 30 Maret 2026.

Dalam arahannya, Gubernur Koster menegaskan percepatan pembangunan di Kabupaten Buleleng harus dilakukan secara serius, terarah, dan penuh kehati-hatian.

Menurutnya, Buleleng memiliki sejarah panjang dan penting dalam perjalanan Bali sehingga pembangunan daerah tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

“Buleleng ini memiliki sejarah besar, pernah menjadi ibu kota Provinsi Bali, bahkan pusat kawasan Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB, dan NTT. Karena itu, ke depan harus dipersiapkan dengan sangat baik agar semakin maju dengan tatanan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan,” tegasnya.

Gubernur Koster menilai posisi strategis Buleleng harus menjadi dasar dalam merancang pembangunan jangka panjang yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan wilayah dan kepentingan masyarakat.

Namun dibalik dorongan percepatan pembangunan tersebut, Gubernur Koster juga memberi peringatan keras kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan anggota DPRD Buleleng agar tidak mudah menerima berbagai tawaran investasi tanpa kajian yang matang.

Menurutnya, banyak pihak datang dengan membawa proposal dan janji besar, namun belum tentu memberikan manfaat nyata bagi masa depan masyarakat dan generasi penerus Bali.

“Jangan mudah tergiur. Banyak yang datang membawa proposal, janji ini dan itu. Belum tentu itu baik bagi masa depan generasi kita. Harus ekstra hati-hati,” ujarnya dengan nada serius.

Gubernur Koster menegaskan pembangunan Bali, khususnya di Buleleng, tidak boleh mengorbankan prinsip utama dalam menjaga keseimbangan antara alam, manusia, dan kebudayaan Bali.

Gubernur Koster mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil saat ini akan memberikan dampak jangka panjang. Karena itu, pemerintah daerah harus lebih cermat dalam menentukan arah pembangunan agar tidak menimbulkan penyesalan di masa depan.

“Dalam konteks menjaga dan melindungi alam, manusia, dan kebudayaan Bali, kita harus sangat waspada. Jangan sampai keputusan hari ini menjadi penyesalan di masa depan,” tegasnya.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng, tetapi juga menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah dan legislatif di Bali agar memiliki komitmen yang sama dalam menjaga arah pembangunan yang berkelanjutan.

Diakhir arahannya, Gubernur Koster menitipkan amanah besar kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tetap menjaga integritas, kehati-hatian, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat.

“Ini adalah titipan saya sebagai Gubernur Bali. Jaga wilayah ini dengan baik. Lindungi masa depan Bali untuk generasi penerus,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button