BaliBeritaDaerahDenpasarKeagamaan

PPAD Bali Berbagi di Bulan Ramadhan, 52 Santri Ponpes Syifaul Qulub Terima Santunan

Jbm.co.id-DENPASAR | Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Bali menunjukkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Untuk itu, Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dirangkaikan dengan bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren Syifaul Qulub Soko Tunggal, Denpasar, Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini melibatkan pengurus DPD PPAD Bali bersama Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Bali.

Foto: Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dirangkaikan dengan bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren Syifaul Qulub Soko Tunggal, Denpasar, Kamis, 12 Maret 2026.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada 52 santri dan santriwati.

Berbagi sedekah di bulan Ramadhan diyakini memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pesan keagamaan yang menekankan pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an.

Kegiatan sosial ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga memperkuat hubungan antara organisasi purnawirawan TNI dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Perkuat Toleransi dan Kebersamaan

Ketua DPD PPAD Provinsi Bali, A. Agung Gede Suardana, menjelaskan bahwa kegiatan bukber dan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program organisasi yang selaras dengan kebijakan pemerintah.

“Kegiatan buka puasa bersama dan bakti sosial ini bukan sekedar ngumpul, tetapi merupakan langkah strategis DPD PPAD Provinsi Bali, sejalan dengan program kerja Asta Cita Pemerintah yaitu : ‘ Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta peningkatan Toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini DPD PPAD Provinsi Bali memiliki 1.056 anggota yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Organisasi tersebut juga berkomitmen mendukung program pembangunan nasional yang menjadi agenda pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus PPAD Bali juga menyerahkan berbagai bantuan kepada pesantren, seperti karpet plastik, jet cleaner, serta donasi atau sedekah kepada para santri.

“DPD PPAD Provinsi Bali, hari ini melakukan berbagai kegiatan sosial seperti bebagi karpet plastik, Jet Cleaner, donasi/shodaqoh kepada santriwan dan santriwati Ponpes Syifaul Qulub Soko Tunggal,” paparnya.

Dukungan untuk Pendidikan Santri

Sementara itu, pengasuh pesantren, Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan para purnawirawan TNI tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi pesantren dalam membina para santri.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar santri yang menempuh pendidikan di pesantren tersebut merupakan anak yatim atau berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, pesantren berkomitmen membantu pendidikan generasi muda agar tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pengurus PPAD Bali, di antaranya Ketut Budiastawa, Nengah Kastika, Herimi Suro Sugiarto, dan Nyoman Nandera bersama anggota serta pengurus PPAD se-Bali.

Melalui kegiatan tersebut, PPAD Bali berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta toleransi antarumat beragama dapat terus terjaga di tengah masyarakat Bali yang majemuk. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button