BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanSosial

Jelang Ramadhan 1447 H, KH Mahmud Ajak Umat Perluas Sedekah dan Asah Kepekaan Sosial

"Apa yang kita cari pasti akan kita tinggalkan. Tetapi apa yang kita beri, itulah yang akan kita bawa kelak"

Pacitan,JBM.co.id-Menjelang 12 hari datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, pendakwah kondang Pacitan, KH Mahmud, mengajak seluruh umat Muslim untuk meningkatkan kepekaan sosial dengan memperluas amal sedekah dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya momentum memperbanyak ibadah ritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk menguatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.

Menurut KH Mahmud, sedekah memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam ajaran Islam. Ia mencontohkan bagaimana Al-Qur’an berulang kali menekankan pentingnya berbagi dan menolong sesama.

“Dalam Al-Qur’an, Allah hanya tiga kali memerintahkan sholat lima waktu, namun perintah bersedekah disebut hingga 800 kali. Ini menjadi penegasan bahwa sedekah adalah ibadah yang sangat mendasar,” jelasnya, Sabtu (6/2/2026).

Ia menambahkan, sedekah bukan sekadar memberikan harta, melainkan bentuk kesadaran spiritual bahwa harta yang dimiliki manusia hanyalah titipan Allah SWT.

“Apa yang kita cari pasti akan kita tinggalkan. Tetapi apa yang kita beri, itulah yang akan kita bawa kelak,” ungkap kyai yang juga menjabat sebagai Inspektur di Inspektorat Pacitan tersebut.

Lebih lanjut, KH Mahmud mengutip tuntunan Rasulullah Muhammad SAW mengenai sedekah yang paling utama. Menurutnya, sedekah yang paling afdol adalah memberi makan dan memberi minum kepada orang yang lapar dan haus.

“Memberi makan atau memberi air minum kepada orang yang membutuhkan itu lebih mulia daripada membangun seribu masjid,” tegasnya.

Secara edukatif, pesan tersebut menegaskan bahwa Islam sangat menekankan nilai kemanfaatan langsung bagi manusia. Sedekah yang menyentuh kebutuhan dasar dinilai mampu menjaga martabat, menguatkan persaudaraan, serta menjadi wujud nyata rahmat Islam bagi seluruh alam.

Menjelang Ramadhan, KH Mahmud berharap umat Muslim tidak hanya fokus pada peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga menjadikan sedekah sebagai kebiasaan sosial yang berkelanjutan, baik dalam bentuk materi, makanan, tenaga, maupun perhatian kepada sesama.

Memperluas sedekah, Ramadhan diharapkan menjadi bulan yang tidak hanya penuh pahala, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button