
Jbm.co.id-DENPASAR | Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peluncuran nasional pembangunan 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kehadiran Gubernur Koster dalam kegiatan bersama Pangdam IX/Udayana Piek Budyakto tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga tingkat desa.
Di Bali sendiri, program KDKMP telah membangun 38 unit koperasi yang menjadi bagian dari total 166 unit di wilayah Kodam IX/Udayana yang mencakup Bali, NTB, dan NTT.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa melalui akses permodalan, distribusi kebutuhan pokok, hingga pemasaran hasil pertanian dan usaha mikro.
Presiden Prabowo dalam arahannya menyebut koperasi tersebut dirancang sebagai ekosistem ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), kita hadirkan akses permodalan yang adil berupa kredit usaha rakyat dengan bunga rendah. Ini adalah langkah strategis untuk menyamakan kekuatan ekonomi desa agar sejajar dengan kota. KDKMP akan menjadi jembatan bagi para petani dan pelaku usaha mikro untuk memasarkan hasil bumi mereka secara langsung dan menguntungkan. Selain itu, pemerintah menjamin keterjangkauan kebutuhan pokok melalui subsidi tepat sasaran di koperasi ini, sehingga kesejahteraan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Presiden Prabowo.
Gubernur Koster selama ini dikenal konsisten mendorong pembangunan ekonomi berbasis desa adat, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat lokal di Bali. Kehadiran koperasi merah putih dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Bali dari tingkat bawah.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan dukungan penuh TNI terhadap keberhasilan program tersebut.
“Kodam IX/Udayana berkomitmen penuh mendukung keberhasilan program ini. Kehadiran KDKMP 166 unit dengan kondisi pembangunan sudah mencapai 100℅ di wilayah kita adalah bukti nyata sinergi TNI dengan pemerintah pusat dan daerah. TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui pemberdayaan ekonomi,” kata Pangdam.
Peluncuran KDKMP menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam membangun ekonomi desa yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di Bali. (red).




