
Jbm.co.id-JAKARTA | Teman Pemimpin Sedunia (TPS) resmi memasuki babak baru organisasi. Saat itu, Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Presiden RI Prabowo Subianto melantik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Teman Pemimpin Sedunia (TPS) periode kepengurusan baru di The Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Turut hadir, Dewan Penasihat TPS Rajendra Lolong bersama jajaran Dewan Penasihat, Ketua Panitia Eksanti, S.E., M.Ak., seluruh Ketua dan Wakil Ketua Bidang, serta perwakilan DPD dari berbagai daerah dan mancanegara.
Prosesi pelantikan juga melibatkan jajaran Pimpinan Sidang, yakni Riza Maulidi, S.H., Ike Julies Tiati, S.IP., M.Si., Dr. Ade Indriani Zachariah, S.H., M.Sos., Dr. Anak Agung Alit Wiraputra, S.H., M.H., serta Dady Turangan.
Dalam pelantikan tersebut, Nurhayati Laode Lolong, S.E., dipercaya menjabat Ketua Umum DPP TPS. Sementara posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Dr. AS. Kobalen, S.E., M.Phil., Ph.D., dan Bendahara Umum dijabat Rilen Pattiasina, S.H., M.H.
Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen TPS dalam membangun kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menariknya, TPS mengusung semangat “Bergerak Berdampak Mendunia” menargetkan diri menjadi wadah kolaborasi para pemimpin, tokoh, dan elemen masyarakat untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengembangan jejaring kemitraan.
Dr. Anak Agung Alit Wiraputra Hadir Wakili TPS Bali
Salah satu perwakilan daerah yang hadir dalam momentum tersebut, yaitu Dr. Anak Agung Alit Wiraputra, S.H., M.H., selaku Ketua TPS Bali.
Kehadiran Dr. Agung Alit Wiraputra menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepengurusan pusat dan daerah dalam menerjemahkan visi serta program organisasi.
TPS Bali diharapkan dapat berperan aktif mendukung agenda strategis organisasi, memperluas jejaring kemitraan, serta menghadirkan program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di daerah.
Sinergi pusat dan daerah dinilai menjadi bagian penting agar semangat “Bergerak Berdampak Mendunia” tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kegiatan konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Bidik Pemberdayaan Masyarakat dan Kemandirian Ekonomi
Sejalan dengan pelantikan kepengurusan baru, TPS mempersiapkan program kerja yang mencakup sejumlah bidang strategis, mulai dari organisasi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, hubungan antar negara, keimigrasian, usaha dan investasi, perempuan dan anak, politik dan sosial, hingga kepemudaan, olahraga, pariwisata, hukum, serta media.
Pada bidang organisasi, keanggotaan, dan kaderisasi, TPS memprioritaskan penguatan struktur kelembagaan, pendataan anggota dan relawan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kepemimpinan yang berintegritas.
Sementara bidang kesehatan diarahkan pada edukasi kesehatan, peningkatan kesadaran gizi, pemeriksaan kesehatan, dan kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat luas.
Di sektor pendidikan dan kebudayaan, TPS mendorong pengembangan keterampilan, peningkatan kesempatan belajar, pembentukan karakter generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai Pancasila, adat istiadat, budaya, dan toleransi.
TPS juga memberikan perhatian atas perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui edukasi migrasi aman, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta pendampingan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.
Di bidang usaha dan investasi, organisasi ini berupaya membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha, investor, mitra strategis dan UMKM.
Pengembangan koperasi, pendampingan usaha, promosi produk lokal, serta perluasan akses pasar menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian masyarakat.
Perempuan, Anak dan Generasi Muda Jadi Perhatian
Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak juga menjadi bagian penting dalam agenda TPS.
Melalui edukasi kesehatan keluarga, pelatihan keterampilan, serta pengembangan usaha, perempuan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.
Di bidang kepemudaan dan olahraga, TPS berkomitmen membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kepemimpinan, dan prestasi.
Penguatan jejaring serta kolaborasi lintas komunitas diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.
Selain itu, TPS mendorong penguatan komunikasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, serta berbagai organisasi lainnya.
Sektor pariwisata juga menjadi perhatian melalui promosi destinasi, kekayaan budaya, dan potensi daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Di bidang hukum, TPS mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai hak dan kewajiban, edukasi hukum, konsultasi, serta pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, TPS Network diproyeksikan menjadi media penghubung informasi dan publikasi organisasi melalui produksi konten, pemberitaan, dokumentasi, serta penyebarluasan berbagai kegiatan dan program TPS.
Awali Babak Baru Pengabdian
Pelantikan DPP TPS oleh Hashim Djojohadikusumo menjadi awal kepengurusan baru dalam memperkuat fondasi organisasi dan menjalankan berbagai agenda strategis.
Dibawah kepemimpinan Nurhayati Laode Lolong bersama jajaran pengurus, TPS diharapkan mampu mengembangkan kolaborasi lintas sektor dan memperluas kontribusi bagi masyarakat.
“Semangat Bergerak Berdampak Mendunia” menjadi landasan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk membangun perubahan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan.
Dari Jakarta, TPS meneguhkan komitmen untuk terus bergerak bersama, menyatukan potensi dan gagasan, serta memperluas kolaborasi demi kemajuan Indonesia dan kontribusi positif bagi dunia.
Pewarta: Ivan
Editor: Putu Wiguna




