BeritaDaerahHukum dan KriminalLingkungan HidupPemerintahanPendidikanPolriSosial

GREEN SIM di Pacitan: Tukar Sampah Plastik Jadi SIM, Kuota Februari Hampir Habis

"Program GREEN SIM ini bukan sekadar inovasi pelayanan publik, tetapi juga edukasi lingkungan yang sangat nyata. Masyarakat jadi paham bahwa sampah plastik memiliki dampak besar jika tidak dikelola dengan benar"

Pacitan,JBM.co.id-Program GREEN SIM yang digagas Satlantas Polres Pacitan kembali menarik perhatian masyarakat. Pada Februari 2026, program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dengan menukarkan sampah plastik ini hampir mencapai batas kuota. Hingga saat ini, kuota tersisa hanya 9 peserta.

Program ini tidak hanya memudahkan masyarakat memperoleh SIM secara legal, tetapi juga menjadi upaya konkret mengurangi sampah plastik di Kabupaten Pacitan. Masyarakat cukup mengumpulkan sampah plastik jenis kresek yang kering dan bersih, tanpa campuran foil atau aluminium, untuk ditukarkan sebagai syarat pembuatan SIM.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan, Cicik Ruhdotul Jannah, menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan program GREEN SIM tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah.

“Program GREEN SIM ini bukan sekadar inovasi pelayanan publik, tetapi juga edukasi lingkungan yang sangat nyata. Masyarakat jadi paham bahwa sampah plastik memiliki dampak besar jika tidak dikelola dengan benar,” ujar Cicik, Selasa (10/2/2026).

Cicik menjelaskan, plastik kresek masih menjadi salah satu penyumbang sampah rumah tangga terbesar di Pacitan. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk memilah sampah sejak dari rumah, sekaligus memahami jenis plastik yang dapat dan tidak dapat didaur ulang.

“Dengan syarat plastik harus kering, bersih, dan tanpa foil, masyarakat belajar langsung tentang pemilahan sampah. Ini langkah kecil, tapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten,” tambahnya.

Ia berharap program GREEN SIM dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi inovasi-inovasi serupa di bidang lingkungan. Menurut Cicik, pendekatan insentif seperti layanan publik gratis terbukti lebih efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Sementara itu, pihak Satlantas Polres Pacitan mengimbau masyarakat yang berminat agar segera memanfaatkan sisa kuota yang tersedia, mengingat tingginya antusiasme warga terhadap program tersebut.

Mengusung semangat peduli lingkungan dan tertib berlalu lintas, GREEN SIM menjadi contoh sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjawab dua persoalan sekaligus, yaitu pelayanan publik dan pengelolaan sampah.(Red/yun). 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button