BaliBangliBeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitik

DPD II Partai Golkar Bangli Terima Audensi Pendidikan Politik dari KPU, Bawaslu dan Kasat Intel Polres Bangli

Jbm.co.id-BANGLI | DPD II Partai Golkar Bangli menerima pendidikan politik hari ini disoroti politik di Bangli terkesan cendrung dihipnotis oleh Bantuan Sosial (Bansos) menjelang pesta demokrasi.

Tudingan itu datang dari kader partai Golkar Bangli, Ida Bagus Made Santosa di DPD Golkar Kabupaten Bangli, Kamis, 28 Mei 2026.

Berbicara saat sesi diskusi pada agenda pendidikan politik oleh KPU Bangli, di DPD Golkar Bangli, Santosa pada satu sisi memberi apresiasi atas bangunan demokrasi yang cukup membaik di daerah ini.

Foto: DPD II Partai Golkar Bangli menerima pendidikan politik.

Politisi cerdas ini juga mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu Bangli, karena dirinya merasa mendapat pelayanan yang cukup baik oleh penyelenggara. “Karena setiap kami minta penjelasan, KPU dan Bawaslu Bangli merespon dengan cepat,” jelasnya.

Namun, menyoal tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu dan pemilihan yang disebut oleh penyelenggara, Santosa masih belum melihat sebagai partisipasi yang murni, malah sebaliknya dituding sebagai partisipasi semu.

Karena diduga pemilih dimobilisasi oleh adanya bantuan sosial menjelang pemilu dan pemilihan oleh pihak kekuasaan. “Bansos menjadikan partisipasi politik itu semu, karena bansos dapat memobilisasi pemilih,” cetusnya.

Sikap kritis Santosa tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris DPD Golkar Bangli, Nyoman Basma. Dia memuji sikap kritis kadernya, IBM. Santosa, karena sikap kritisnya senantiasa mewarnai Golkar dalam menyikapi persoalan Bangli khususnya. Basma berharap kader yang lain terutama yang di parlemen untuk juga bersikap kritis kepada pemerintah.

Ketua KPU Bangli, Kadek Adiawan menjawab soal tudingan semu partisipasi masyarakat di pesta demokrasi, tidak membantahnya, dia malah memuji sikap kritis Santosa, bahkan dia memuji kalau dirinya merasa kerap mendapatkan inspirasi dan sharing knowledge dari IBM Santosa.

Dia mengatakan untuk sementara ukuran tingkat partisipasi pihaknya baru bisa mengukur secara kuantitatif. Namun soal kualitas partisipasi, dia tidak membantah pernyataan Santosa, namun hal itu memang membutuhkan perbaikan sistem ke depan.

Dia berharap masyarakat untuk tidak tergoda oleh politik uang, diharapkan masyarakat tetap cerdas dalam memilih , untuk menghasilkan pemimpin yang mumpuni.

Sementara Ketua Bawaslu Bangli, Nengah Muliarta mengungkapkan kalau pemilu tahun 2024 di Bangli tidak ada sengketa dan gugatan alias zero sengketa dan zero gugatan.

“Kita di Bangli tidak ada sengketa dan gugatan pada pemilu lalu, itu memberi kesan kami telah bekerja baik, meski masih ada cacat kecil,” kata Maliarta yang juga saat itu tidak membantah tudingan partisipasi semu dari kader Golkar IBM. Santosa.

Agenda pendidikan politik tersebut oleh KPU dihadiri Kanit Intel Polres Bangli, Bawaslu dan pengurus Partai Golkar dari pengurus pleno hingga kader di desa.

Ketua KPU Kabupaten Bangli, Kadek Adiawan mengungkapkan bahwasannya KPU juga bekerja di luar tahapan pemilu seperti pendataan pemilih berkelanjutan untuk menghasilkan data pemilih yang komprehensif akurat dan ter-up date. Selain itu juga memberikan pendidikan politik kepada partai politik seperti sekarang ini.

Ketua KPU Bangli berharap Partai Golkar dapat menyiapkan diri lebih dini untuk mengikuti pemilu nanti. Namun dirinya belum berani memastikan apakah pemilu depan jatuhnya pada tahun 2024.

Dia juga belum berani memastikan apakah tentang proses Pilkada masih dengan sistem terdahulu atau dipilih DPRD sebagaimana isu yang berkembang.

Acara itu diawali dengan pemaparan dari Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangli, I Nyoman Budiada. Dikatakan bahwa Golkar Bangli optimistis bisa memenuhi persyaratan sesuai diminta KPU.

Kini kepengurusan baru berumur 8 bulanan dari hasil Musda. Golkar Bangli sudah usai melakukan konsolidasi partai sampai ke tingkat desa.Untuk kepengurusan di tingkat banjar kini tengah disiapkan.

“Kami Musda Sebelas Oktober 2025, kepengurusan hasil Musda baru berusia 8 bulan, konsolidasi sudah sampai di tingkat desa, kini masih tertunggak di banjar-banjar saja,” Budiada yang Wakil Ketua DPRD Bangli ini. (S Kt Rcn).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button