BeritaDaerahPemerintahanPendidikan

Bupati Aji: Kibarkan Merah Putih dengan Kehormatan. Paskibraka Pacitan Didorong Jadi Teladan Generasi Muda

"Tugas Paskibraka bukan sekadar menjalankan rangkaian seremoni kenegaraan. Di balik pengibaran Sang Merah Putih terdapat kehormatan, tanggung jawab, sekaligus penghormatan kepada perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia"

Pacitan,JBM.co.id-Sebanyak 70 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pacitan Tahun 2026 resmi dikukuhkan menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo. Momentum tersebut menjadi penanda kesiapan para putra-putri terbaik Pacitan untuk mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah melewati rangkaian seleksi dan latihan dengan penuh disiplin.

“Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat dan melaksanakan latihan yang berat serta melelahkan, akhirnya hari ini kalian secara resmi dikukuhkan menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Pacitan Tahun 2026,” ujar Bupati.

Menurutnya, tugas Paskibraka bukan sekadar menjalankan rangkaian seremoni kenegaraan. Di balik pengibaran Sang Merah Putih terdapat kehormatan, tanggung jawab, sekaligus penghormatan kepada perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bupati juga menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Generasi Muda melalui Program Paskibraka, para anggota Paskibraka juga memiliki peran sebagai Duta Pancasila.

Karena itu, Bupati berpesan agar para anggota Paskibraka senantiasa menjadi putra-putri terbaik bangsa yang mampu berdiri di garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Jadilah putra-putri terbaik bangsa yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga tegaknya empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” pesannya.

Ia berharap pengalaman selama menjadi anggota Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan dan semangat kebangsaan harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bakesbangpol Pacitan, H. Turmudi, S. Sos, MSI.
Kepala Bakesbangpol Pacitan, H. Turmudi, S. Sos, MSI.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pacitan, Turmudi, saat ditemui secara terpisah menambahkan bahwa anggota Paskibraka harus memiliki jiwa patriotisme, nasionalisme, disiplin, integritas, serta keteladanan.

Menurut Turmudi, penugasan sebagai Paskibraka hendaknya menjadi momentum bagi generasi muda untuk memahami bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati, tetapi harus diisi melalui pengabdian dan prestasi.

“Paskibraka bukan sekadar pelaksana upacara, tetapi simbol generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan kepada bangsa dan negara,” katanya.

Ia menekankan, semangat Paskibraka harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, toleransi, gotong royong, serta upaya menjaga nama baik bangsa.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, diharapkan tetap melekat setelah para anggota Paskibraka menyelesaikan tugas. Dengan demikian, pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka dapat membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas dan memiliki wawasan kebangsaan.

“Kibarkan Merah Putih dengan penuh kehormatan, jalankan tugas dengan disiplin, dan lanjutkan pengabdian kepada bangsa dengan jiwa patriotisme,” tegas Turmudi.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi babak penting bagi para anggota Paskibraka Kabupaten Pacitan Tahun 2026. Mereka tidak hanya bersiap mengemban amanah dalam upacara kenegaraan, tetapi juga membawa harapan sebagai generasi penerus yang mampu meneruskan semangat perjuangan dalam bentuk karya, prestasi dan pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pacitan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina, pembimbing, pamong, pelatih, pengawal, panitia, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama proses pembentukan Paskibraka.

“Semoga bermanfaat, bisa menjadi bekal berharga bagi anak-anak kita untuk terus berkarya, berprestasi, serta memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button