
Jbm.co.id-BADUNG | Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti berkomitmen untuk mengawal penyusunan arah kebijakan anggaran daerah Tahun Anggaran 2027 agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti memimpin Rapat Kerja (Raker) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Badung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra dan Wakil Ketua III I Made Sunarta. Pembahasan KUA-PPAS menjadi tahapan penting sebelum penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Badung 2027.
Anom Gumanti menilai penyusunan dokumen anggaran tidak hanya sebatas menentukan besaran pendapatan dan belanja daerah, tetapi juga memastikan setiap program yang dirancang memiliki dampak nyata terhadap pembangunan Badung.
“Pembahasan KUA-PPAS merupakan salah satu tahapan krusial dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, setiap program maupun alokasi anggaran harus dirancang secara cermat, transparan, akuntabel, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Anom Gumanti.
Menurutnya, ketepatan dalam menyusun prioritas anggaran menjadi kunci agar pembangunan daerah berjalan efektif. DPRD Badung bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pembahasan secara mendalam terhadap berbagai sektor yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Anom Gumanti juga menekankan pentingnya kerja sama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Badung dalam menghasilkan kebijakan fiskal yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kolaborasi yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui pembahasan KUA-PPAS 2027, Anom Gumanti berharap penyusunan anggaran Badung dapat menghasilkan program pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Dokumen KUA-PPAS tersebut nantinya akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2027,” pungkasnya. (ace).




