Mudik Gratis Pemprov Jatim Ringankan Beban Warga Pacitan, Bupati Aji Apresiasi Inisiatif Gubernur Khofifah
"Program yang digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat"

Pacitan, JBM.co.id- Pemerintah Kabupaten Pacitan menyampaikan apresiasi atas program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Program tersebut dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Pacitan yang sedang merantau di berbagai daerah.
Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kepedulian terhadap masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Menurutnya, program yang digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Mas Aji itu mengakui bahwa program mudik gratis mungkin belum dapat mengakomodasi seluruh warga Pacitan di perantauan. Namun demikian, keberadaan program tersebut tetap memberi dampak positif bagi masyarakat yang berhasil mendapatkan fasilitas tersebut.
“Syukur alhamdulillah bagi masyarakat yang sudah mendapatkan tiket mudik gratis. Bagi yang belum, tetap dapat memanfaatkan moda transportasi umum seperti bus maupun kereta agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman,” ujar Bupati Pacitan, Kamis (12/3/2026).
Selain membantu masyarakat secara ekonomi, program mudik gratis juga dinilai memiliki dampak strategis dalam mendukung kelancaran arus mudik. Dengan tersedianya transportasi terorganisir, potensi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya dapat berkurang sehingga risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.
Seperti diketahui bahwa program mudik gratis merupakan salah satu bentuk kebijakan publik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Selain memberikan akses transportasi yang lebih terjangkau, program ini juga mendukung upaya keselamatan berkendara serta pengelolaan arus lalu lintas secara lebih tertib.
Dengan memanfaatkan transportasi massal seperti bus dan kereta api, masyarakat turut berkontribusi mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya. Hal ini menjadi langkah penting dalam menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, efisien, dan ramah bagi semua pengguna jalan.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi diharapkan dapat terus memperluas jangkauan program serupa agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sekaligus menjadikan tradisi mudik sebagai perjalanan yang aman, tertib, dan penuh kebahagiaan.(Red/yun).




