
Jbm.co.id-DENPASAR | Laga hidup mati Brasil berjumpa Norwegia tersaji pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu, 5 Juli jam 4 sore waktu setempat atau Senin, 6 Juli 2026 pukul 04.00 WITA.
Berdasarkan keputusan resmi FIFA, Tim Nasional (Timnas) Brasil berkostum utama (jersey) WARNA KUNING cerah dengan aksen hijau, celana Biru, dan kaus kaki Putih.
Brasil berjulukan utama Selecao berarti “Tim Pilihan”, yang dalam bahasa Portugis menggambarkan status mereka sebagai kumpulan pemain sepak bola terbaik negeri Samba.
Selain itu, Brasil juga dijuluki Canarinho (Burung Kenari Kecil), yang secara historis merujuk langsung pada warna kuning terang jersey ikonik mereka yang menyerupai burung kenari asli Brasil.
Sedangkan, Norwegia berkostum Kombinasi Utama (Jersey) WARNA MERAH, dengan motif salib biru tua bergaris putih khas bendera nasional, celana Putih, dan kaus kaki Biru Tua. Kombinasi triwarna klasik ini kembali digunakan Norwegia khusus untuk menghadapi Brasil.
Norwegia berjulukan Utama Løvene (Singa-Singa) yang resmi diambil dari lambang singa emas pada perisai lambang negara dan Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF).
Selain itu, Norwegia juga dijuluki Landslaget, secara harfiah berarti “Tim Nasional” dalam bahasa Norwegia, yang umum diteriakkan oleh para pendukung lokal mereka.
Norwegia juga mendapat julukan The Vikings (Pasukan Viking) berarti julukan global yang melekat karena warisan sejarah, budaya, dan ketangguhan fisik para pemain Nordik mereka di lapangan hijau.
FIFA merilis Norwegia memegang rekor sejarah yang sangat langka di dunia sepak bola dunia. Brasil tidak pernah sekalipun mampu mengalahkan Norwegia.
Dari total 4 pertemuan sejarah masa lalu, Norwegia menang 2 kali dan imbang 2 kali.
1. 16 Agustus 2006 (Persahabatan): Norwegia 1-1 Brasil
2. 23 Juni 1998 (Piala Dunia – Grup A): Brasil 1-2 Norwegia
3. 30 Mei 1997 (Persahabatan): Norwegia 4-2 Brasil
4. 28 Juli 1988 (Persahabatan): Norwegia 1-1 Brasil
Laga ini menjadi panggung adu tajam dua striker top dunia yang sedang memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak.
Vinicius Junior (Brasil) menjadi motor serangan tim asuhan Carlo Ancelotti dengan koleksi 4 gol sepanjang turnamen.
Erling Haaland (Norwegia) juga masuk daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan torehan 5 gol. Haaland selalu mencetak gol di setiap laga yang dimainkan pada Piala Dunia 2026.
Kondisi skuad Brasil dipastikan tampil tanpa Lucas Paqueta yang mengalami cedera hamstring. Winger Barcelona, Raphinha juga diragukan tampil penuh karena masalah paha, sehingga penyerang muda Rayan diprediksi kembali menjadi starter. Sementara itu, Neymar kemungkinan besar mengawali laga dari bangku cadangan.
Sedangkan, Norwegia kehilangan bek kanan utama mereka, Julian Ryerson, akibat cedera paha. Skuad asuhan Stale Solbakken akan sangat mengandalkan kreativitas kapten Martin Odegaard untuk mengalirkan bola lambung demi memanfaatkan keunggulan postur fisik mereka atas pemain Brasil.
Starting XI Timnas Brasil (Formasi: 4-3-3)
Pelatih Carlo Ancelotti melakukan sedikit perubahan di lini tengah akibat cederanya Lucas Paqueta, serta memainkan bintang muda Bournemouth, Rayan, sejak menit awal.
Kiper: Alisson Becker- Liverpool (Inggris)
Bek Kanan: Danilo- Juventus (Italia)
Bek Tengah: Marquinhos-Paris Saint-Germain (Prancis)
Bek Tengah: Gabriel Magalhaes-Arsenal (Inggris)
Bek Kiri: Douglas Santos-Zenit Saint Petersburg (Rusia)
Gelandang: Casemiro-Manchester United (Inggris)
Gelandang: Bruno Guimaraes-Newcastle United (Inggris)
Gelandang: Danilo Santos-Nottingham Forest (Inggris)
Penyerang Sayap Kanan: Rayan-Bournemouth (Inggris)
Penyerang Tengah: Matheus Cunha- Wolverhampton Wanderers (Inggris)
Penyerang Sayap Kiri: Vinicius Junior-Real Madrid (Spanyol)
Starting XI Timnas Norwegia (Formasi: 4-3-3)
Pelatih Stale Solbakken menurunkan skuad terbaiknya, dengan Marcus Pedersen menggantikan posisi Julian Ryerson yang terpaksa absen karena cedera paha.
Kiper: Orjan Nyland-Sevilla (Spanyol)
Bek Kanan: Marcus Holmgren Pedersen-Torino (Italia)
Bek Tengah: Kristoffer Ajer-Brentford (Inggris)
Bek Tengah: Torbjorn Heggem-West Bromwich Albion (Inggris)
Bek Kiri: David Moller Wolfe-AZ Alkmaar (Belanda)
Gelandang: Martin Odegaard-Arsenal (Inggris)
Gelandang: Sander Berge-Fulham (Inggris)
Gelandang: Patrick Berg-Bodo/Glimt (Norwegia)
Penyerang Sayap Kanan: Alexander Sorloth-Atletico Madrid (Spanyol)
Penyerang Tengah: Erling Haaland-Manchester City (Inggris)
Penyerang Sayap Kiri: Antonio Nusa-RB Leipzig (Jerman).
Fakta Menarik Kutukan Brasil di Fase Gugur Piala Dunia
Sejak menjuarai Piala Dunia 2002, Brasil sudah 5 kali tersingkir di fase gugur, jika berhadapan dengan tim asal Eropa, semisal kalah berturut-turut dari Perancis, Belanda, Jerman, Belgia dan Kroasia.
Pada Piala Dunia 2006 (Jerman), Brasil terhenti di fase Perempat Final. Babak 16 Besar, Brasil menang 3-0 atas Ghana. Perempat Final, Brasil tersingkir kalah 0-1 dari Prancis lewat gol tunggal Thierry Henry.
Piala Dunia 2010 (Afrika Selatan), Brasil terhenti lagi di Perempat Final. Babak 16 Besar, Brasil menang telak 3-0 atas Chili dan Perempat Final tersingkir kalah 1-2 dari Belanda, setelah sempat unggul lebih dulu melalui gol Robinho.
Pada Piala Dunia 2014 bertindak sebagai tuan rumah, Brasil hanya Juara Keempat masuk Semifinal. Pada Babak 16 Besar, Brasil menang adu penalti 3-2 melawan Chili (imbang 1-1 di waktu normal.
Pada Perempat Final, Brasil menang 2-1 atas Kolombia, lalu Brasil masuk semifinal justru tersingkir dengan mengalami kekalahan bersejarah 1-7 dari Jerman di Belo Horizonte. Pada Perebutan Tempat ke-3, Brasil kalah 0-3 dari Belanda, sehingga harus puas finis di posisi ke-4.
Pada Piala Dunia 2018 (Rusia), Brasil hanya mencapai Perempat Final. Pada Babak 16 Besar, Brasil menang 2-0 atas Meksiko dan masuk Perempat Final malah tersingkir, kalah 1-2 dari Belgia akibat gol bunuh diri Fernandinho dan sepakan Kevin De Bruyne.
Pada Piala Dunia 2022 (Qatar), Brasil juga hanya mencapai Perempat Final. Pada Babak 16 Besar, Brasil menang meyakinkan 4-1 atas Korea Selatan. Kemudian, Brasil melaju ke Perempat Final dan tersingkir, kalah dua penalti 2-4 dari Kroasia setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.
Pada Piala Dunia 2026 (Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat), Brasil sudah menembus Babak 32 Besar, dengan menang dramatis 2-1 atas Jepang berkat gol penentu Gabriel Martinelli di menit ke-90+6.
Kemenangan Brasil mencatatkan sejarah sebagai comeback pertama Brasil di fase gugur sejak Piala Dunia 2002.
Kemudian, Brasil melaju ke babak 16 Besar menghadapi musuh bebuyutan historis mereka, Norwegia.
Sedangkan, Norwegia membuat sejarah baru, untuk pertama kalinya bagi generasi emas baru Norwegia berhasil melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia, setelah absen selama 28 tahun.
Pemenang dari laga Brasil vs Norwegia sudah ditunggu oleh Meksiko atau Inggris di babak perempat final Piala Dunia 2026. (berbagai sumber/ace).




