
Jbm.co.id-DENPASAR | Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi masyarakat Bali untuk memaknai kemerdekaan melalui tindakan nyata.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali sekaligus Sekretaris Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H., menilai semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini dinilai tidak cukup hanya menjadi agenda seremonial. Nilai kemerdekaan perlu diwujudkan melalui persatuan, gotong royong, kepedulian sosial, serta kontribusi setiap elemen masyarakat dalam pembangunan.
Bagi Bali, semangat tersebut memiliki tantangan tersendiri. Pembangunan harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, namun tetap menjaga adat, budaya, lingkungan, serta tata ruang.
Dewa Nyoman Rai menempatkan perlindungan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari upaya mengisi kemerdekaan. Menurutnya, kedaulatan juga berkaitan dengan kemampuan daerah mengelola sumber daya secara bertanggung jawab dan memastikan pembangunan memberikan manfaat yang luas.
Keadilan dalam pembangunan, lanjutnya, harus tercermin melalui pemerataan, kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta kesempatan yang setara bagi seluruh warga.
Sebagai anggota DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai juga menegaskan pentingnya fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Kerja kelembagaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian untuk memastikan kebijakan pembangunan tetap berada dalam koridor kepentingan publik.
Dewa Nyoman Rai juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, tokoh masyarakat, generasi muda, dan seluruh komponen daerah. Gotong royong dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan Bali.
Semangat kemerdekaan, kata dia, juga harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian terhadap lingkungan, menghormati perbedaan, menjaga persatuan, disiplin, serta ikut mengambil bagian dalam pembangunan merupakan bentuk konkret mengisi kemerdekaan.
Generasi muda mendapat perhatian khusus. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, generasi penerus bangsa dituntut memiliki integritas, kreativitas, karakter kuat, dan kepedulian terhadap daerah.
Karena itu, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tidak berhenti sebagai slogan peringatan HUT ke-81 RI. Tema tersebut harus menjadi dorongan untuk membangun Indonesia dan Bali yang lebih berdaulat, berkeadilan, serta mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat.
Dari Bali, semangat kemerdekaan diharapkan terus menjadi energi untuk memperkuat persatuan, menjaga budaya dan lingkungan, serta memastikan pembangunan berjalan seimbang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada akhirnya menjadi harapan sekaligus tanggung jawab bersama dalam meneruskan perjuangan para pahlawan. Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka!,” tutupnya. (ace).




