BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanPendidikanSeni BudayaSosial

44 Santri Setingkat Aliyah Pondok Pesantren Modern Al Anwar Pacitan Diwisuda, Pemkab Tekankan Pentingnya Akhlak dan Pengabdian

"Kepada para lulusan agar terus menjaga semangat belajar dan memegang teguh akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat"

Pacitan, JBM.co.id-Suasana khidmat dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Haflah Akhiri Sanah Pondok Pesantren Modern Al Anwar yang digelar pada Selasa (23/6/2026) di Kelurahan Ploso, Kabupaten Pacitan. Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro.

Acara tahunan yang menjadi momentum penutup tahun pendidikan itu dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Pacitan, perwakilan Kementerian Agama, Ustadz Khusnul Muzaid dari Magetan, unsur Forkopimca, Lurah Ploso, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta tamu undangan lainnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan wisuda 44 santriwan dan santriwati setingkat Aliyah yang telah menuntaskan masa pendidikannya di Pondok Pesantren Modern Al Anwar. Momen bahagia tersebut menjadi penanda lahirnya generasi muda yang tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah sebagai fondasi kehidupan.

Tak hanya berlangsung sakral, Haflah Akhiri Sanah juga tampil semarak melalui beragam pertunjukan seni dan kreativitas para santri. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadirin adalah persembahan seni Mahdhoh Hasanah, yang mendapat apresiasi hangat dari para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Prayitno menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Modern Al Anwar atas dedikasi dan kontribusinya dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlakul karimah, serta memiliki wawasan keislaman yang kuat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pacitan, kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Semoga ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal untuk mengabdi kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Prayitno.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat belajar dan memegang teguh akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kalian adalah generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Teruslah belajar, menjaga akhlak mulia, dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan umat,” pesannya.

Lebih lanjut, Prayitno menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk terus mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat moralitas bangsa, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Haflah Akhiri Sanah Pondok Pesantren Modern Al Anwar pun berlangsung dengan tertib, khidmat, dan sarat makna. Selain menjadi ungkapan syukur atas capaian para santri setingkat Aliyah yang telah menuntaskan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi ruang penguat sinergi antara pondok pesantren, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.(Red/yun)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button