
Jbm.co.id-DENPASAR | Setelah belasan tahun berkarier di dunia pariwisata, Gus Wira akhirnya memilih keluar dari zona nyaman sebagai karyawan dan merintis usaha kuliner sendiri.
Gus Wira membuka perdana Warung Babi Guling GW di Jalan Achmad Yani Utara, Denpasar, Senin (7/9/2026).
Nama GW merupakan singkatan dari Gus Wira. Usaha ini tidak hanya ditujukan untuk mengembangkan bisnis kuliner, tetapi juga menjadi wadah positif bagi anak-anak muda untuk berkegiatan, berdaya, sekaligus meningkatkan perekonomian.
Gus Wira melihat kebiasaan anak-anak muda yang sering nongkrong dapat diarahkan ke kegiatan yang lebih produktif. Oleh karena itu, melalui Warung Babi Guling GW, Gus Wira ingin menciptakan ruang bagi anak muda untuk berkumpul sekaligus berusaha bersama.
“Kalau untuk menonjolkan sesuatu secara spesifik, saat ini kami belum ada karena masih dalam tahap mencari jati diri. Ini pertama kalinya kami membuka usaha babi guling,” kata Gus Wira.
Warung Babi Guling GW mengusung slogan autentik, nikmat dan lezat, masih dalam tahap membangun identitas usaha.
Bahkan, Gus Wira mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan dari konsumen maupun teman-temannya.
Menurutnya, berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.
“Semoga Babi Guling GW bisa semakin berkembang dan dinikmati oleh masyarakat luas,” kata Gus Wira.
Dari sisi harga, Warung Babi Guling GW menyasar berbagai kalangan, khususnya anak muda dan masyarakat dengan beragam kemampuan ekonomi. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, mulai dari Rp15 ribu.
Berikut pilihan paket yang tersedia:
Paket Anak: Rp15.000
Paket Biasa: Rp25.000
Paket Pisah: Rp35.000
Selain babi guling, Warung Babi Guling GW juga menyediakan menu iga bakar babi yang disajikan bersama sambal tempong.
Untuk Paket Biasa, pelanggan mendapatkan sejumlah isian, mulai dari daging babi guling, kulit, sate, sayur, hingga pelengkap lainnya.
“Ada juga kulit babi guling, sate, terus ada sayur. Mungkin kita seminggu sekali bervariasi, kadang diganti dengan lawar, terus ada gorengan paru, gorengan usus dan kerupuk babi, kemudian ada kuah balung,” urainya.
Gus Wira dari Hotel ke Dunia Bisnis
Keputusan Gus Wira membuka Warung Babi Guling GW menjadi langkah baru, setelah sebelumnya bekerja di salah satu hotel.
Gus Wira memilih mencoba membangun usaha sendiri dari bawah, ditengah banyak anak muda yang masih memilih jalur sebagai karyawan.
Gus Wira sendiri telah berkarier di industri pariwisata sejak 2009. Perjalanannya dimulai dari posisi cook, sebelum kemudian mendapat kepercayaan menduduki posisi executive chef.
Pengalaman panjang di dunia kuliner dan pariwisata tersebut menjadi modal bagi Gus Wira untuk mengambil langkah baru sebagai pengusaha.
Kini, setelah bertahun-tahun bekerja di industri perhotelan, Gus Wira memutuskan melangkah ke dunia bisnis dengan membuka Warung Babi Guling GW.
Gus Wira berharap usaha tersebut tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga dapat menjadi ruang positif bagi anak-anak muda untuk berkarya dan meningkatkan perekonomian bersama.
Reporter: Ace Wiguna
Redaktur/Editor: Putu Wiguna



