Seleksi Paskibraka Pacitan 2026 Resmi Dimulai, Ratusan Pelajar Berebut 70 Kursi Kehormatan
"Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi ketat ini, hanya 70 putra-putri terbaik yang akan terpilih untuk mengemban tugas mulia"

Pacitan,JBM.co.id-Semangat nasionalisme mulai terasa sejak awal April. Menyambut momen sakral Hari Kemerdekaan Indonesia 2026, proses penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pacitan resmi dibuka dan langsung disambut antusias oleh ratusan pelajar.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pacitan sebagai leading sector telah membuka pendaftaran secara daring sejak 2 April 2026. Sejak hari pertama, gaung seleksi ini telah menarik perhatian pelajar dari berbagai sekolah menengah atas, baik SMA, SMK, maupun MA di seluruh penjuru Pacitan.
Kepala Bakesbangpol Pacitan, Turmudi, mengungkapkan bahwa tahapan seleksi telah dirancang secara matang, diawali dengan persiapan administrasi yang meliputi pembentukan tim seleksi, pelatih, hingga kesiapan sarana karantina.
Memasuki tanggal 8 dan 9 April, peserta mulai menjalani seleksi umum dan pemeriksaan kesehatan, dua gerbang awal yang menentukan kelayakan fisik dan dasar kemampuan calon anggota Paskibraka. Dari total 361 pendaftar, hanya mereka yang memenuhi kriteria yang akan melangkah ke tahap berikutnya.
“Seleksi administrasi akan dilaksanakan pada 14 hingga 15 April, berdasarkan hasil seleksi umum dan kesehatan hari ini,” jelas Turmudi, Rabu (8/4/2026).
Rangkaian seleksi berlanjut pada 16 April dengan tes Peraturan Ideologi Pancasila (PIP), Tes Intelegensi Umum (TIU), wawasan kebangsaan, serta tes kepribadian. Sehari berselang, hasil tes kesehatan mulai diinput sebagai bagian dari penilaian menyeluruh.
Tidak berhenti di situ, tantangan fisik dan kedisiplinan akan diuji melalui tes parade dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) pada 20 April, disusul tes kesamaptaan pada 21 April. Seluruh nilai dari berbagai tahapan tersebut kemudian dihimpun dan diolah hingga 23 April.
Bagi calon peserta yang terkendala jaringan saat pendaftaran online, panitia memberikan kesempatan untuk mendaftar langsung di Gedung Gasibu Swadaya, hari ini. Hal tersebut menjadi bukti komitmen panitia dalam membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin mengabdi.
Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi ketat ini, hanya 70 putra-putri terbaik yang akan terpilih untuk mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi.
Para calon terpilih nantinya akan menjalani masa karantina di hotel yang telah disiapkan dengan fasilitas representatif, mulai dari ruang pertemuan hingga ruang makan, guna mendukung pembinaan secara intensif.
Lebih dari sekadar seleksi, proses ini menjadi panggung bagi generasi muda Pacitan untuk menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kecintaan terhadap tanah air, sebuah langkah awal menuju pengabdian di momen paling bersejarah bagi bangsa Indonesia.(Red/yun).



