BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanPendidikanSosial

Sekda Wakili Bupati di Safari Ramadan 1447 H, Warga Sumberingin Diajak Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

"Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus wadah menyerap aspirasi secara langsung dari tingkat dusun"

Pacitan,JBM.co.id-Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Memasuki hari ketiga, agenda yang semula dijadwalkan dihadiri Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro di Mushola Al-Ikhlas RT 02/RW 10, Dusun Sumberingin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Pringkuku, Rabu (25/2/2026), diwakilkan kepada Sekretaris Daerah Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro.

Kehadiran Sekda mewakili orang nomor satu di Pacitan tersebut tetap disambut antusias warga. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak sore hari, saat masyarakat berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, hingga dialog singkat bersama jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Maulana Heru menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus wadah menyerap aspirasi secara langsung dari tingkat dusun.

“Ramadan adalah bulan pendidikan karakter. Melalui kegiatan seperti ini, kita belajar tentang empati, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Secara edukatif, Safari Ramadan juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya memakmurkan tempat ibadah sebagai pusat pembinaan umat. Mushola dan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai ruang belajar agama, pembinaan generasi muda, serta pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.

Warga Dusun Sumberingin pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai harapan, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan hingga dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kepemudaan. Dialog yang berlangsung sederhana namun substansial itu mencerminkan semangat partisipatif dalam pembangunan daerah.

Safari Ramadan 1447 H diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kepedulian, dan gotong royong dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah bulan suci berakhir.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar, dan bergerak bersama demi kemajuan daerah yang berlandaskan nilai religius dan kebersamaan. (Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button