Sekda Maulana Heru Gaungkan Semangat Baru 2026: Pacitan Harus Terus Bergerak Menuju Bahagia dan Sejahtera
"Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan inovasi, Pacitan harus tetap melangkah maju"

Pacitan,JBM.co.id-Pergantian tahun dimaknai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, sebagai momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dan kerja kolektif birokrasi.
Menyongsong Tahun Baru 2026, Sekda Heru secara khusus menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan.
Mengusung pesan “Dengan Tahun Baru Semangat Baru untuk Indonesia Maju dan untuk Pacitan yang semakin bahagia dan sejahtera”, Sekda Heru mengajak seluruh jajaran birokrasi menjadikan tahun 2026 sebagai titik tolak memperkuat optimisme, etos kerja, dan integritas pelayanan publik.
Sebagai figur yang dituakan di lingkungan birokrasi Pemkab Pacitan, dia menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidaklah ringan. Keterbatasan ruang fiskal daerah menjadi realitas yang harus dihadapi bersama. Namun, menurutnya, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah daerah untuk terus bergerak dan melayani.
“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan inovasi, Pacitan harus tetap melangkah maju. Tujuan kita jelas, menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya, usai mengikuti doa bersama di aula Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo, Rabu (31/12/2025).
Top manager birokrasi ini menambahkan, tahun baru bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, melainkan momentum refleksi atas capaian dan kekurangan, sekaligus penguatan komitmen seluruh ASN untuk bekerja lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Sekda Heru berharap, semangat baru di tahun 2026 dapat menjadi energi kolektif birokrasi Pacitan untuk menjaga stabilitas pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya Pacitan yang semakin bahagia dan sejahtera, meski di tengah berbagai keterbatasan.(Red/yun)




