BeritaDaerahPemerintahanSeni Budaya

Sehari Menyusuri Selatan Jatim Bersama Khofifah. Berikut Penuturan Sekda Maulana Heru

"Di tepi jembatan, puluhan warga tersenyum menerima 50 paket sembako yang diserahkan langsung. Bagi mereka, perhatian di tengah kesulitan hidup pasca pandemi menjadi penguat"

Pacitan,JBM.co.id- Pagi belum tinggi ketika rombongan kendaraan berplat dinas itu meninggalkan pelataran parkir sebuah hotel sederhana namun nampak asri.

Kabut tipis masih menggantung di bibir pantai selatan, menyambut Senin (22/12/2025) yang sibuk bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam satu hari penuh, ia menjelajahi Pacitan, dari tambatan jembatan desa hingga hutan mangrove yang hijau di ujung pesisir.

“Sejak pagi rombongan bergerak menuju sejumlah titik pembangunan infrastruktur strategis, kegiatan sosial, hingga festival lingkungan hidup,” tutur Sekda Pacitan Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, saat ditemui di sela-sela kunjungan orang nomor satu di Jawa-Timur ini.

Lengking mesin alat berat terdengar di udara saat Gubernur meninjau perbaikan Jembatan Kwaron, Tambakrejo. Proyek bantuan Pemprov Jatim itu telah mencapai progres 85 persen, sebagai tanda perlintasan vital warga segera kembali pulih.

Di tepi jembatan, puluhan warga tersenyum menerima 50 paket sembako yang diserahkan langsung. Bagi mereka, perhatian di tengah kesulitan hidup pasca pandemi menjadi penguat.

Tak lama berselang, rombongan bergeser menuju dua jembatan lingkungan, yaitu Jembatan Gantung dan Jembatan Tambaan.

Di sini, suara gemericik sungai mengiringi peninjauan. Perbaikan yang dikerjakan BPBD Jatim telah mencapai 80 persen. Lagi, bantuan sosial dibagikan, seolah memastikan bahwa pembangunan tak meninggalkan sisi kemanusiaan.

Sejurus kemudian, rombongan tiba di Kelurahan Ploso. Jalan lingkungan bantuan Pemprov telah rampung 100 persen. Bagi warga, jalan baru berarti mobilitas lancar, akses ekonomi terbuka, dan jarak sosial mengecil.

Di lokasi ini, ibu-ibu berkerudung cerah tampak berjejer menerima sembako. Senyum mengembang ketika Khofifah menyapa.

Sekira sejam menjelang bedug Dhuhur, Pendopo Kabupaten Pacitan dipadati undangan Festival Mangrove ke-IX. Lagu Indonesia Raya berkumandang, disusul santunan anak yatim.

Pada acara ini, keseriusan pemerintah terhadap pelestarian ekosistem mangrove terasa nyata yaitu penandatanganan MoU Pemprov Jatim dengan Yayasan Gajah Sumatera, penyerahan LoA, hingga penghargaan untuk pegiat lingkungan.

Sebanyak 500 drum aspal juga diserahkan untuk Pacitan sebagai simbol kolaborasi antara infrastruktur dan keberlanjutan.

Tak lama, Gubernur meninjau pengobatan gratis, stand hilirisasi mangrove, dan mengikuti flash mob HKSN bersama para pilar sosial di Alun-Alun Pacitan. Tawa peserta pecah, menyatu dengan semangat kebersamaan.

Menjelang sore, Gubernur mengenakan helm, menaiki vespa listrik dan konvoi ke Watumejo. Perjalanan singgah ke Museum SBY serta Mako Lanal untuk memantau perbaikan jalan.

Momentum penting terjadi di Watu Mejo Mangrove Park. Dengan coretan tinta hitam di atas prasasti, Pendopo Watu Mejo Mangrove Park resmi berdiri.

Di bawah rindang mangrove, burung pecuk hitam dilepasliarkan. Bibit mangrove ditanam bersama, menyimbolkan harapan ekosistem pesisir kembali pulih. Deretan kamera menyorot momen bersejarah.

Senja merayap ketika rombongan meninjau pasar murah di Ploso. Warga menyambut dengan penuh syukur, memanfaatkan harga kebutuhan pokok yang ditekan.

Sehari penuh kegiatan, padat namun sarat makna. Kunjungan itu lebih dari sekadar agenda birokrasi. Ia menjadi ilustrasi bagaimana pembangunan fisik, ketahanan sosial, dan kelestarian alam bisa berjalan seiring.

Festival mangrove dan bantuan sosial menjadi simpul harapan bagi warga Pacitan, bahwa pemerintah hadir, tidak hanya membangun jembatan beton, tetapi juga jembatan empati.

Ketika matahari tenggelam di balik bukit karst Pacitan, warga masih membicarakan kedatangan pemimpinnya. Sebuah hari panjang yang meninggalkan jejak bagi pesisir selatan Jawa Timur.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button