BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahan

Sari Galung Kembali Pimpin KPPI Bali Siapkan Konsolidasi Perempuan Politik Lintas Partai hingga Sembilan Kabupaten/Kota

Jbm.co.id-DENPASAR | Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., kembali mendapat mandat memimpin Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bali periode 2026-2031, Sabtu (7/11/2026).

Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) KPPI Bali IV membuat politisi PDI Perjuangan tersebut langsung menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi perempuan politik lintas partai hingga sembilan kabupaten/kota.

Lebih lanjut, Sari Galung menyebutkan kepercayaan untuk kembali menakhodai KPPI Bali bukan sekadar kelanjutan kepemimpinan, melainkan tanggung jawab memperbesar ruang partisipasi perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan.

Anggota DPRD Provinsi Bali asal Kota Denpasar itu mengatakan, kepengurusan periode 2026-2031 akan melanjutkan program-program yang telah dirintis sekaligus memperluas penguatan kader perempuan politik di seluruh Bali.

“Kedepan, program-program yang sudah kami buat selama lima tahun lalu akan dilanjutkan. Kami juga akan melakukan konsolidasi dan turun ke sembilan kabupaten/kota melalui masing-masing DPC,” kata Sari Galung.

Sari Galung juga menegaskan KPPI merupakan wadah strategis bagi perempuan politik lintas partai untuk membangun kekuatan bersama, meningkatkan kapasitas, serta memperjuangkan keterwakilan perempuan dalam kehidupan demokrasi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian Sari Galung adalah mendorong keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di partai politik.

Menurutnya, target tersebut membutuhkan penguatan kapasitas, konsolidasi organisasi, serta dukungan nyata terhadap kader perempuan agar mampu mengambil peran strategis.

“Program KPPI adalah menguatkan dan mendorong perempuan-perempuan politik lintas partai. Kami ingin melaksanakan kegiatan penguatan perempuan di sembilan kabupaten/kota agar keterwakilan perempuan 30 persen di partai politik bisa terus didorong,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sari Galung menjelaskan, Musda menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi sekaligus menyusun kepengurusan baru. Meski pelaksanaannya sedikit mundur dari rencana September 2026, seluruh proses berlangsung lancar hingga dirinya kembali terpilih secara aklamasi.

Musda KPPI Bali IV mengusung tema “Perempuan Politik Bali Tangguh, Berdaya dan Berkelanjutan dalam Mewujudkan Demokrasi yang Inklusif”.

Dengan mandat lima tahun ke depan, Sari Galung menargetkan KPPI Bali semakin solid sebagai ruang perjuangan perempuan lintas partai.

“Konsolidasi hingga tingkat kabupaten/kota diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat posisi perempuan dalam kepemimpinan, kebijakan publik, dan pembangunan Bali,” tutupnya.

Pewarta: Ivan

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button