Pemkab Bangli Siap Jadi Pelopor Nasional Deklarasikan 1.000 Guru Pengguna AI pada Smartboard

Jbm.co.id-BANGLI | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli mengambil langkah konkret dan visioner dalam memimpin transformasi digital pendidikan di Indonesia
Pemkab Bangli melaksanakan Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada Smartboard (perangkat IFP) kepada Kepala Satuan Pendidikan Jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bangli di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Rabu, 8 Juli 2026.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Putu Sudiarta, yang merupakan Konsultan Government Technology (GovTech)
Acara yang dihadiri oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dan menjadi momentum penting, saat 1.000 guru di Kabupaten Bangli mendeklarasikan kesiapan mereka untuk mengadopsi teknologi AI dalam proses pembelajaran harian.

Langkah besar ini dioptimalkan melalui pemanfaatan sekitar 250 unit smartboard yang merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dengan gerakan ini, Bangli secara resmi bersiap menjadi model percontohan implementasi AI dalam dunia pendidikan bagi kabupaten/kota lain di seluruh Indonesi. Transformasi di Bangli digerakkan oleh komitmen untuk memastikan bahwa investasi besar pemerintah pusat pada perangkat teknologi tidak sekadar menjadi pajangan, melainkan memberikan dampak nyata setiap hari.Melalui sistem operasi ClassOS (AI Classroom Operating System), smartboard bantuan presiden tersebut tidak lagi berfungsi sebagai layar digital biasa. Perangkat ini kini bertransformasi menjadi pusat ekosistem belajar interaktif yang mengintegrasikan sekolah, guru, siswa, perangkat mobile, cloud, data, hingga kecerdasan buatan (AI).
Salah satu keunggulan gerakan di Kabupaten Bangli adalah kecepatan adaptasinya yang luar biasa. Dalam waktu singkat, Bangli sukses mengeksekusi tiga jalur adaptasi serentak.
Akselerasi ini terjadi berkat sinergi kuat dan komitmen bersama antara Bupati Bangli, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, para guru, dan tim transformator. Gerakan ini juga selaras dengan arahan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, yang menegaskan bahwa AI adalah game changer bagi masa depan Indonesia.
Dalam arahannya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan rasa bangga sekaligus menekankan pentingnya integrasi teknologi ini secara menyeluruh di sekolah-sekolah se-Kabupaten Bangli.
”Teknologi AI ini tidak diperkenalkan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu hebat (super tool) untuk meningkatkan kualitas mengajar. Integrasi AI di sekolah-sekolah ini harus memberikan manfaat yang luas. Tidak hanya meningkatkan kecerdasan dan kreativitas ribuan siswa kita, tetapi juga menjadi batu loncatan yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Bangli secara keseluruhan di era digital,” kata Bupati Sedana Arta.
Bupati Sedana Arta juga menambahkan bahwa keberhasilan model Bangli ini akan membuka jalan bagi pemantauan pemanfaatan teknologi secara real-time dan transparan. Pemerintah tidak hanya tahu berapa alat yang dibagikan, tetapi bisa mengukur secara presisi seberapa aktif sekolah, guru, dan siswa berpartisipasi dalam ekosistem digital ini.
Deklarasi 1.000 guru ini bukanlah akhir dari program, melainkan titik awal. Kabupaten Bangli telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang berkomitmen dan guru yang siap bergerak bersama, inovasi masa depan dapat diwujudkan di ruang kelas hari ini. (S Kt Rcn).




