BeritaDaerahPemerintahanPendidikanSosial

Pacitan Tetap Tenang Hadapi Isu Krisis Energi, Bupati Aji Ajak Warga Bijak Sikapi Informasi

"Hingga saat ini belum ada kebijakan resmi yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan"

Pacitan,JBM.co.id- Di tengah mencuatnya isu krisis energi global yang disebut-sebut sebagai dampak dari ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah, Pemerintah Kabupaten Pacitan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.

Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan akan mengambil langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ia memastikan, berbagai kebijakan akan disusun secara bijak agar dampak krisis tidak dirasakan secara signifikan oleh masyarakat.

“Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Belakangan, kekhawatiran publik meningkat seiring beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta wacana penerapan Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, Bupati yang akrab disapa Mas Aji itu menekankan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan resmi yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Menurutnya, menjaga ketenangan dan memperkuat solidaritas sosial justru menjadi kunci penting dalam menghadapi situasi global yang dinamis. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial.

Pemerintah Kabupaten Pacitan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat memicu kepanikan.

“Percayakan kepada pemerintah. Kami akan berupaya maksimal agar kondisi tetap kondusif dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Di tengah berbagai tantangan global, sikap tenang dan saling percaya antara pemerintah dan masyarakat menjadi pondasi penting untuk menjaga stabilitas daerah. Pacitan pun diharapkan tetap tangguh menghadapi berbagai dinamika yang terjadi.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button