Pacitan 281 Tahun: Spirit “11” sebagai Kebangkitan Kedua Menuju Masa Depan yang Lebih Tertata
"Kalau kita maknai 281 menjadi 11, lalu menjadi 2, ini seperti pesan simbolik bahwa Pacitan tengah memasuki fase kebangkitan kedua. Kebangkitan yang bukan lagi merintis dari nol, tetapi melompat dengan bekal pengalaman, potensi, dan semangat kolaborasi"

Pacitan,JBM.co.id-Memasuki usia ke-281 tahun, Kabupaten Pacitan memaknai momentum hari jadinya dengan refleksi mendalam dan semangat baru. Angka 281 jika dijumlahkan (2+8+1) menjadi 11, dan bila dipadatkan kembali menjadi 2. Filosofi angka ini dimaknai sebagai simbol kebangkitan kedua bagi Pacitan, bangkit dengan pengalaman sejarah panjang, sekaligus menatap masa depan dengan tata kelola yang lebih rapi dan terarah.
Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, menegaskan bahwa usia 281 tahun bukan sekadar angka, melainkan penanda kematangan daerah dalam menghadapi tantangan zaman.
“Kalau kita maknai 281 menjadi 11, lalu menjadi 2, ini seperti pesan simbolik bahwa Pacitan tengah memasuki fase kebangkitan kedua. Kebangkitan yang bukan lagi merintis dari nol, tetapi melompat dengan bekal pengalaman, potensi, dan semangat kolaborasi,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, kebangkitan kedua itu harus tercermin dalam pembangunan yang lebih tertata, baik dari sisi infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menekankan pentingnya kesinambungan antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Pacitan, yang selama ini dikenal dengan kekayaan alam dan potensi pariwisatanya, dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih progresif. Namun, Arif mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, melainkan juga pembenahan sistem dan pelayanan publik.
“Ke depan, tata kelola pemerintahan harus semakin transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perubahan. Kita ingin Pacitan bukan hanya indah secara geografis, tetapi juga kuat secara ekonomi dan sosial,” tegas legislator yang akrab disapa ASB ini.
Momentum hari jadi ke-281 ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam semangat gotong royong. Kebangkitan kedua yang dimaksud bukan hanya tugas pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk mempercepat kemajuan daerah.
Dengan filosofi angka 11 yang melambangkan keseimbangan dan angka 2 yang bermakna kolaborasi, Pacitan diharapkan mampu melangkah lebih mantap. Di usia yang semakin matang, daerah ini bertekad menjadikan momentum peringatan hari jadi sebagai titik tolak transformasi, menuju masa depan yang lebih tertata, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh warganya.(Red/yun).




