
Jbm.co.id-DENPASAR | Sinergitas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali dan universitas di Provinsi Bali terus menggencarkan peningkatan dan pemerataan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu, OJK Bali dan universitas di Bali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026.
Empat Universitas dimaksud adalah Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Universitas Warmadewa, dan Universitas Dhyana Pura.
Aliansi strategis dengan civitas academica merupakan salah satu strategi OJK Provinsi Bali dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi di Bali sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Demikian disampaikan Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman, pada penutupan acara pembekalan khusus KKN LIK 2026, di Kantor OJK Provinsi Bali, Kamis, 9 Juli 2026.
“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkan bersama bergotong royong “Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,” kata Parjiman.
Pembekalan di Kantor OJK Provinsi Bali diikuti oleh civitas akademik dari Universitas Udayana, Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura, sedangkan pembekalan untuk peserta KKN dari Universitas Pendidikan Ganesha dilakukan di Fakultas Kedokteran universitas dimaksud.
KKN LIK 2026 akan dilaksanakan pada periode Juli s.d. Agustus di 9 Kabupaten/Kota (8 Kabupaten di Provinsi Bali, dan Kota Denpasar). KKN dimaksud juga akan diikuti oleh 687 mahasiswa yang akan disebar di 50 desa yaitu:
a. Kabupaten Badung yaitu Desa Sembung, Gulingan, Pecatu, Kutuh, Kekeran, dan Sobangan.
b. Kabupaten Tabanan yaitu Desa Babahan, Belimbing, Bantiran, Candikuning, Mekarsari, dan Cau Belayu.
c. Kabupaten Gianyar yaitu Desa Petak, Puhu, Kelusa, Bresela, Keliki, dan Sebatu.
d. Kabupaten Klungkung yaitu Desa Getakan, Timuhun, Batu Madeg, Bunga Mekar, Klumpu, dan Sakti.
e. Kabupaten Jembrana yaitu Desa Kaliakah, Berangbang, Yehkuning, Penyaringan, Pulukan, dan Tuwed.
f. Kabupaten Karangasem yaitu Desa Sangkan Gunung, Ulakan, Pesedahan, Tenganan, Bebandem, Duda Timur, dan Peringsari.
g. Kabupaten Buleleng yaitu Desa Wanagiri, Menyali, Bila, Sembiran, Sumberkima, dan Pacung.
h. Kabupaten Bangli yaitu Desa Penglumbaran, Tembuku, Manikliyu, Belancan, Taman Bali, dan Pengejaran.
i. Kota Denpasar yaitu Desa Sanur Kaja.
Sebelum terjun ke desa KKN LIK 2026, OJK Provinsi Bali memberikan pembekalan khusus kepada seluruh peserta mahasiswa peserta KKN LIK. Materi yang diberikan antara lain tentang OJK, pelindungan konsumen, waspada kejahatan di sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan, dan berbagai tema lainnya.
Pembekalan khusus telah dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2026 untuk Universitas Udayana, 8 Juli 2026 untuk Universitas Pendidikan Ganesha, dan 9 Juli 2026 untuk Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.
Hadir dalam pembekalan-pembekalan tersebut:
a. Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir I Gde Suranaya Pandit, M.P,
b. Wakil Rektor Universitas Dhyana Pura Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum
c. Ketua LPPM Universitas Warmadewa Dr. Partiwi Dwi Astuti., SE.,MSi, Ak, CA,
d. Ketua LPPM Universitas Pendidikan Ganesha Prof. Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd., M.Kes,
e. Ketua Koordinator KKN Universitas Udayana Dr. I Ketut Mangku Budiasa, S.Pt., M.Si, serta
f. Dosen Pendamping Desa di 50 Desa tujuan KKN LIK 2026.
KKN LIK 2026 merupakan keempat kalinya dilaksanakan oleh OJK berkolaborasi dengan berbagai universitas. Dari tahun 2023 sampai tahun 2025, KKN LIK telah dilaksanakan di 100 desa di seluruh Bali dan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa.
Sebagai apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN LIK 2026, seluruh peserta diberikan pertanggungan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJSTK dan top up dana investasi di pasar modal dari Bursa Efek Indonesia bagi civitas akademik yang sudah memiliki RDN.
OJK berharap kepada perangkat desa dan seluruh masyarakat di desa KKN LIK 2026 dapat berpartisipasi dan membantu mahasiswa peserta KKN LIK dalam menjalan program-program edukasi yang akan dilaksanakan seperti Edukasi Ngiring ke Banjar, Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan, Edukasi Sekolah, Edukasi Pemuda Desa, survey potensi desa serta survey literasi dan inklusi keuangan di desa KKN.
Program KKN-LIK menjadi salah satu program prioritas OJK Provinsi Bali dan akan dilaksanakan secara berkesinambungan. Kedepan, OJK Provinsi Bali berkomitmen akan terus meningkatkan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan civitas academica di Provinsi Bali, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) serta pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sehingga mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah. (ace).




