Meneguhkan Pengabdian, Menguatkan Sinergi Pembangunan Daerah
"Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah refleksi mendalam tentang arti pengabdian di tengah dinamika pembangunan daerah"

Pacitan,JBM.co.id- Pada upacara peringatan Hari Korpri ke-54 yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-61, Hari Guru Nasional, serta Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, mendapatkan kehormatan bertindak sebagai Perwira Upacara, memimpin jalannya rangkaian prosesi dengan penuh kedisiplinan dan kehormatan.
Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah refleksi mendalam tentang arti pengabdian di tengah dinamika pembangunan daerah.
“Korpri sebagai pilar utama birokrasi dituntut semakin adaptif, profesional, dan inovatif dalam memberikan pelayanan publik. Dedikasi ASN hari ini menjadi fondasi bagi tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi hasil,” kata Prayitno, Senin(1/12/2025).
Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 mengingatkan akan pentingnya pembangunan sektor kesehatan sebagai penyangga kualitas hidup masyarakat Pacitan. Tenaga kesehatan, dengan segala pengorbanannya, telah menjadi ujung tombak dalam memastikan masyarakat tetap sehat, tangguh, dan terlindungi.
Sementara itu, Hari Guru Nasional menjadi penghormatan bagi para pendidik yang terus menyalakan obor pengetahuan dan moralitas bagi generasi masa depan.
Guru adalah pilar peradaban, dan dari tangan merekalah lahir sumber daya manusia unggul yang kelak menentukan arah pembangunan Pacitan.
Dalam kesempatan yang sama, HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan menjadi wujud apresiasi bagi peran strategis perempuan dalam mendukung tugas dan pengabdian ASN. “DWP berperan aktif memperkuat ketahanan keluarga, kualitas sosial, dan pemberdayaan perempuan sebagai mitra penting pembangunan daerah,” jelasnya.
Kehadiran Staf Ahli Bupati sebagai Perwira Upacara menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam menghadirkan upacara yang tertib, khidmat, serta menjadi simbol sinergi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
Melalui rangkaian peringatan ini, Pacitan meneguhkan semangat untuk terus memperkuat pelayanan, meningkatkan kualitas kesehatan, memajukan dunia pendidikan, serta memberdayakan perempuan—demi mewujudkan Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia.(*****) .



