BadungBaliBeritaDaerahPemerintahanPolitik

Koster Tegaskan PDI Perjuangan Bali Jadi Provinsi Pertama Tuntaskan Konsolidasi Hingga Akar Rumput

  1. Jbm.co.id-BADUNG |  Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sekaligus Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting se-Kabupaten Badung.

Pengukuhan jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Badung dihadiri ribuan kader tersebut berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (Puspem Badung), Jumat, 13 Maret 2026.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta bersama jajaran pengurus, serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan Komisi VI DPR RI IGN Alit Kesuma Kelakan dan Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I Made Supartha.

Dalam arahannya, Koster menegaskan capaian penting PDI Perjuangan Bali yang disebutnya menjadi provinsi pertama dan tercepat di Indonesia dalam menyelesaikan konsolidasi organisasi secara serentak hingga tingkat akar rumput.

“Saya bangga dan bahagia mengukuhkan Saudara menjadi pengurus dan pemimpin partai. Jadilah putra-putri terbaik yang memimpin partai dalam mengabdi kepada tanah air, bangsa, dan negara di wilayah masing-masing,” kata Koster di hadapan ribuan kader yang memadati Balai Budaya.

Ia menegaskan bahwa jabatan pengurus partai memiliki tiga makna penting, yakni sebagai bentuk kepercayaan untuk menjaga amanah, kebanggaan sebagai bagian dari struktur partai, serta ruang pengabdian luas untuk kepentingan rakyat.

Integritas Kader dan Pesan “Jasmerah”

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengingatkan seluruh kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan partai. Ia kembali menggemakan pesan Proklamator Sukarno melalui slogan terkenal “Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

“Kader harus menjadi teladan, figur pemersatu, dan personal yang dirindukan masyarakat. Sebaliknya, tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, serta haram hukumnya serakah, korupsi, hingga terlibat narkoba dan judi yang merugikan rakyat,” tegas politisi asal Desa Sembiran tersebut.

Kawal Haluan Bali 100 Tahun

Koster juga menekankan pentingnya menyelaraskan kerja organisasi partai dengan agenda pembangunan daerah. Ia meminta seluruh struktur partai ikut mengawal visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025-2125).

Para kader, lanjutnya, diharapkan aktif membantu pengentasan masyarakat rentan, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal Bali.

Soliditas Banteng Badung

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Badung, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan soliditas internal partai di wilayahnya.

“Saya tegaskan di sini, tidak ada faksi maupun friksi di tubuh PDI Perjuangan Kabupaten Badung. Semuanya tetap solid, tegak lurus, dan bergerak murni dalam satu komando,” seru Giri Prasta yang langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorak sorai ribuan kader.

Menurutnya, soliditas tanpa sekat menjadi modal utama bagi PDI Perjuangan di Badung untuk memenangkan berbagai agenda politik sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan Bali ke depan.

Acara pengukuhan tersebut ditutup dengan semangat kebulatan tekad para pengurus baru, menandai kesiapan mesin partai di Kabupaten Badung untuk terus bergerak membangun Bali Era Baru. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button