BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahan

Musda IV KPPI Bali: Sari Galung Tegaskan Arah Baru Perjuangan Perempuan Politik Lintas Partai Makin Tangguh, Berdaya dan Berkelanjutan 

Jbm.co.id-DENPASAR | Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi hingga sembilan Kabupaten/Kota, sekaligus mendorong peningkatan keterwakilan perempuan 30 persen di partai politik.

Komitmen tersebut mengemuka, dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV KPPI Provinsi Bali mengusung tema “Perempuan Politik Bali Tangguh, Berdaya dan Berkelanjutan dalam Mewujudkan Demokrasi yang Inklusif” di Gedung DPRD Provinsi Bali, Sabtu (7/11/2026).

Musda menjadi momentum strategis bagi KPPI Bali untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan kepemimpinan dan menyusun struktur kepengurusan periode 2026-2031.

Sari Galung, Anggota DPRD Bali sekaligus olitisi PDI Perjuangan asal Denpasar mengungkapkan Musda sejatinya dijadwalkan berlangsung September 2026. Namun, sejumlah pertimbangan membuat pelaksanaannya sedikit mengalami keterlambatan.

“Musda ini kita melaksanakan pembentukan kembali ketua dan struktur-strukturnya. Harusnya sudah terlaksana pada bulan September, tetapi memang sedikit terlambat. Mudah-mudahan ke depannya pemilihan ketua bisa berjalan lancar,” kata Sari Galung.

Terkait peluang kembali memimpin KPPI Bali, Sari Galung menyebut kemungkinan dirinya terpilih secara aklamasi cukup terbuka karena masih berada dalam satu periode kepemimpinan.

Meski demikian, Sari Galung berharap seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari sembilan kabupaten/kota dapat membangun kesepahaman sehingga Musda berlangsung kondusif.

“Secara aklamasi mungkin saya akan terpilih kembali karena saya masih dalam satu periode. Semoga tidak ada permasalahan di sembilan DPC kabupaten/kota, sehingga Musda ini bisa berjalan lancar dan pemilihan ketua dapat dilakukan secara aklamasi,” jelasnya.

Apabila kembali dipercaya memimpin, Sari Galung memastikan program-program yang telah dirintis selama lima tahun terakhir akan dilanjutkan dengan penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

KPPI Bali akan menyambangi sembilan DPC untuk memperkuat kapasitas perempuan politik lintas partai sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam memperjuangkan kesetaraan dan peningkatan kualitas kepemimpinan perempuan.

Menurut Sari Galung, KPPI memiliki posisi strategis sebagai wadah lintas partai yang menyatukan perempuan politik dalam memperjuangkan kesempatan setara, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta memperluas keterwakilan perempuan dalam lembaga politik.

Sari Galung menegaskan perjuangan KPPI tidak boleh berhenti pada penguatan internal organisasi, tetapi harus mampu mendorong lebih banyak perempuan mengambil peran strategis dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan demokrasi.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah mendorong keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di partai politik.

“Program kita ke depan adalah menguatkan dan mendorong perempuan-perempuan politik lintas partai. Kami ingin melakukan kegiatan penguatan perempuan di sembilan kabupaten/kota. Tujuannya agar keterwakilan perempuan 30 persen di partai politik bisa terus didorong,” tegasnya.

Melalui Musda IV KPPI Bali, diharapkan terbentuk kepemimpinan dan kepengurusan yang semakin solid, progresif, serta mampu menjawab tantangan perempuan dalam dunia politik.

Dengan semangat kebersamaan lintas partai, KPPI Bali diharapkan menjadi kekuatan strategis dalam mewujudkan demokrasi inklusif dan berkeadilan, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan Bali.

Pewarta: Ivan

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button