BeritaDaerahOpiniPariwisataPemerintahanPendidikanPolitikSeni Budaya

Wakili Bupati Pacitan, Staf Ahli Prayitno Hadiri Upacara Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul

"Keguyuban dan keharmonisan dipandang sebagai modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan"

Pacitan,JBM.co.id-Mempererat persaudaraan dan memperkuat sinergi antardaerah menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul.

Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, yang mewakili Bupati Pacitan pada upacara peringatan hari jadi yang digelar di Alun-Alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (14/10) kemarin.

Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku inspektur upacara. Momentum bersejarah ini tidak sekadar menjadi ajang mengenang perjalanan panjang Kabupaten Gunungkidul, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun daerah yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.

Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul tahun ini mengusung tema “Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine.” Tema tersebut menyiratkan harapan akan kehidupan masyarakat yang dipenuhi kegembiraan, dilandasi kerukunan dan semangat kebersamaan, serta didukung kondisi jasmani yang sehat dan hati yang tenteram.

Lebih dari sekadar rangkaian kata, tema itu merepresentasikan nilai-nilai sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Keguyuban dan keharmonisan dipandang sebagai modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sementara kesehatan dan ketenteraman menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Kehadiran Prayitno dalam upacara tersebut juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk terus menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah lainnya. “Ini menjadi bagian dari upaya merawat komunikasi, mempererat tali persaudaraan, serta membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Prayitno, Kamis (15/10).

Di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang, sinergi antardaerah memiliki arti strategis. Pertukaran gagasan, penguatan hubungan kelembagaan, serta semangat saling mendukung menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah mengakar di tengah masyarakat.

Peringatan hari jadi ini sekaligus menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. “Kemajuan juga tercermin dari kuatnya persatuan, terjaganya harmoni sosial, lestarinya budaya, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kehidupan bersama yang aman dan tenteram,” jelasnya.

Melalui semangat Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine, Kabupaten Gunungkidul diharapkan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik, dengan masyarakat yang rukun, sehat, dan sejahtera. Nilai-nilai yang diusung dalam peringatan tersebut juga menjadi inspirasi bagi Kabupaten Pacitan dan daerah lainnya untuk terus memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang berkelanjutan.

Peringatan hari jadi bukan hanya tentang mengenang perjalanan masa lalu, melainkan juga meneguhkan langkah menuju masa depan. Dengan persaudaraan yang terpelihara, kolaborasi yang semakin kuat, dan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, semangat membangun daerah diharapkan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.(Red/yun)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button