BaliBeritaDaerahPendidikan

37 Kader FBN Bali Digembleng Bela Negara Siap Kawal Semangat Kebangsaan

Jbm.co.id-TABANAN |  37 anggota Dewan Pimpinan Wilayah Forum Bela Negara (DPW FBN) RI Provinsi Bali mengikuti Latihan Kader Bela Negara bersama Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Pemuda (Toda), organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan komunitas tingkat pratama Tahun Anggaran 2026.

Kemudian, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) resmi menutup Latihan Kader Bela Negara, Kamis (24/9/2026).

Menariknya, Latihan Kader Bela Negara dipusatkan di Detasemen Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam IX/Udayana itu diikuti 325 peserta dari seluruh Bali.

Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H., memimpin langsung Penutupan Latihan Bela Negara, setelah berlangsung selama tiga hari, sejak 22 September 2026.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan Rindam IX/Udayana mendapat amanah dari Kementerian Pertahanan untuk menyelenggarakan pelatihan kader bela negara bagi Toga, Tomas, Toda, Ormas dan komunitas tingkat pratama.

Brigjen TNI Anwar berharap para kader yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi duta bela negara di daerah masing-masing.

 Para kader juga diharapkan mampu menyebarluaskan nilai-nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila serta semangat rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Untuk itu, setelah kembali ke lingkungan masing-masing, diharapkan menjadi motor penggerak kesadaran bela negara,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan pelatihan bela negara memiliki arti penting dan positif bagi peserta. Terlebih Indonesia memiliki wilayah yang luas dengan keberagaman suku, seni dan budaya.

Oleh karena itu, kata dia, rasa cinta tanah air perlu terus diperkuat melalui program-program serupa yang dapat dilanjutkan pada gelombang berikutnya.

FBN RI Bali Antusias Ikuti Pelatihan

Ketua DPW Forum Bela Negara (FBN) RI Bali, Ida Bagus Putu Parta, S.E., S.H., mengaku bangga dapat mengikuti pelatihan bersama jajaran pengurus DPW maupun DPD FBN RI se-Bali serta para kader bela negara lainnya.

“Sejak awal pembukaan 22 hingga 24 September, teman-teman FBN RI Bali antusias, semua bugar mengikuti hingga penutupan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh anggota FBN RI Bali antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, baik pembelajaran di kelas maupun kegiatan yang melibatkan aktivitas fisik.

“Rekan-rekan semua sangat menikmati kegiatan angkatan pertama Latsar Bela Negara Provinsi Bali 2026 ini. Selain kegiatan fisik maupun mental yang digembleng di Dodik oleh Kementerian Pertahanan,” terangnya.

Ia menilai pelatihan tersebut memiliki dampak strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjadi pionir dalam memajukan dan mengembangkan FBN RI hingga tingkat kabupaten/kota dan kecamatan.

“Latihan tersebut merupakan bagian dari program kementrian pertahanan, FBN RI Bali, senantiasa menginterpretasikan sekaligus menyebarluaskan nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat,” urainya.

Siap Gelar TOT hingga Sekolah

Sementara itu, Ketua I DPW FBN RI Bali, Dr. Dra. Ni Made Cantiari, M.Si., mengatakan kader bela negara yang profesional harus selalu siap mengawal Merah Putih sebagai lambang negara.

“Kader yang akan kita bentuk nantinya, diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga NKRI,” tegasnya.

Setelah mengikuti pelatihan, para alumni juga akan melaksanakan Training of Trainer (TOT). Program tersebut diarahkan untuk memperluas pemahaman bela negara di tengah masyarakat dan lingkungan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. “Implementasinya NKRI harga mati,” ujarnya.

Dr. Cantiari juga menekankan agar kader FBN RI Bali yang telah mengikuti pelatihan tetap menjaga kelestarian seni dan budaya Bali yang menjadi salah satu ujung tombak pariwisata.

“Pegang teguh amanah pejuang, jaga Bali, jaga keamanan Bali, jangan sampai tanah Indonesia lepas. Junjung profesionalitas para generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Pendiri FBN Bali Tekankan Semangat Generasi Penerus

Tokoh sekaligus pendiri FBN RI Bali, Ir. Nyoman Partana, S.H., M.H., turut memaparkan perjalanan DPW Forum Bela Negara Provinsi Bali.

Ia mengaku bangga melihat penerus FBN RI Bali yang antusias dan kompak mengikuti Latihan Kader Bela Negara.

“Semangat itu harus terus melekat di jiwa generasi saat ini, demi keberlangsungan penerus bangsa,” paparnya.

Nyoman Partana juga mengutip pesan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan, yang menitipkan pesan agar organisasi bela negara terus maju dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H.

Turut hadir, jajaran Rindam IX/Udayana, perwakilan Polres Tabanan, perwakilan Kesbangpol Provinsi Bali serta pengurus DPW Forum Bela Negara (FBN) RI Bali.

Reporter: Ranu Sugito

Redaktur: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button