Pangdam IX/Udayana Beri Penghormatan Terakhir Buat Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Jbm.co.id-TANGERANG | Bangsa Indonesia kembali berduka atas gugurnya tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.
Ketiga jenazah prajurit disambut melalui upacara militer penuh penghormatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 4 April 2026.
Upacara penyambutan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Turut hadir Panglima TNI, Kapolri, pejabat tinggi negara, serta pimpinan TNI sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur dalam tugas negara.
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi tersebut yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon. Setelah prosesi penyambutan di Tanah Air, jenazah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.
Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Sementara Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon dimakamkan di TMP Giripen, Kulonprogo.
Dalam prosesi penjemputan jenazah, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto turut hadir secara langsung untuk menyambut kepulangan Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan yang merupakan prajurit Kodam IX/Udayana.
Pangdam IX/Udayana juga menemui keluarga almarhum di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta. Ia bertemu dengan istri almarhum, Hana Dita Anjani, serta putri mereka, Maurellia Syakila Nur Salsabila yang masih berusia sekitar tujuh bulan.
Atas nama keluarga besar Kodam IX/Udayana, Pangdam menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Pangdam menjadi bentuk perhatian institusi kepada keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas negara.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum, Pangdam IX/Udayana juga menyerahkan santunan melalui Asisten Personel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian. Bantuan tersebut berupa satu unit rumah lengkap dengan perabotannya di Magelang, satu unit sepeda motor, serta bantuan lainnya untuk mendukung kebutuhan keluarga.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., mengatakan kehadiran Pangdam IX/Udayana dalam proses penjemputan jenazah merupakan bentuk penghormatan sekaligus perhatian institusi kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
“Kehadiran Pangdam IX/Udayana merupakan wujud penghormatan kepada prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tugas negara serta menjaga perdamaian dunia. Kodam IX/Udayana juga akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga prajurit yang gugur sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Kapendam menambahkan, semangat pengabdian para prajurit akan menjadi teladan bagi seluruh anggota TNI dalam menjalankan tugas dengan loyalitas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.
Pengorbanan tiga prajurit TNI tersebut menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung misi perdamaian dunia. Perjuangan mereka juga menjadi kebanggaan bagi TNI dan seluruh rakyat Indonesia. (red).




