Pasokan BBM di Pacitan Aman, Kendala Barcode MyPertamina Hanya Kasuistis
"Untuk pasokan berjalan lancar sesuai DO yang diajukan oleh masing-masing SPBU"

Pacitan,JBM.co.id-Hasil tinjau lapangan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) bersama pihak kepolisian ke sejumlah SPBU menunjukkan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan normal tanpa hambatan.
Pengiriman BBM dari depo Pertamina ke SPBU dipastikan lancar, sesuai dengan delivery order (DO) yang diajukan masing-masing SPBU. Baik BBM subsidi maupun non-subsidi, termasuk untuk kebutuhan industri, dinyatakan dalam kondisi aman dan terpenuhi.
Kepala Disdagnaker Pacitan, Acep Suherman, menyampaikan bahwa laporan dari tim pemantau di lapangan tidak menemukan adanya gangguan distribusi.
“Untuk pasokan berjalan lancar sesuai DO yang diajukan oleh masing-masing SPBU. Baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Stok aman dan semua terpenuhi,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, pihaknya mengakui sempat ditemukan kendala dalam proses pengisian BBM subsidi yang menggunakan sistem barcode melalui aplikasi MyPertamina.
Acep menjelaskan, kendala tersebut bersifat kasuistis dan tidak terjadi pada semua kendaraan. Permasalahan umumnya disebabkan oleh perlunya validasi ulang data kendaraan dalam sistem aplikasi.
Ia juga tidak menampik kemungkinan adanya dugaan penyalahgunaan barcode yang tidak sesuai dengan kondisi fisik kendaraan. Oleh karena itu, sistem melakukan verifikasi ulang untuk memastikan ketepatan data.
“Sifatnya kasuistis, tidak semua kendaraan tertolak. Aplikasi memerlukan validasi ulang. Hal ini jangan sampai menimbulkan keresahan. Pemilik cukup melakukan pembenahan ulang di SPBU menggunakan aplikasi MyPertamina agar barcode bisa kembali terkoneksi,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang karena stok dan distribusi BBM di Pacitan dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali.(Red/yun).



