Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik Gratis untuk Pengayuh Lansia di Pacitan
Bupati Aji: "Ini seperti kado dari Pak Presiden untuk Pacitan. Salam hormat dan terima kasih, semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kesuksesan"

Pacitan,JBM.co.id-Ratusan pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Pacitan kini dapat bernapas lega. Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Becak Pacitan menerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Sabtu (7/2/2026).
Bantuan tersebut disalurkan sebanyak 100 unit becak listrik, masing-masing senilai Rp 22 juta dengan masa garansi satu tahun. Koordinator Yayasan GSN Jawa Timur, Dimas Ramadhana Prasetya, menegaskan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pacitan.
“Ini bantuan langsung dari kantong pribadi Presiden Prabowo. Tidak menggunakan anggaran Pemkab Pacitan,” tegas Dimas.
Dimas menjelaskan, becak listrik yang diberikan merupakan perangkat elektronik sehingga para penerima dilarang melepas stiker, memodifikasi, maupun memutus jaringan kabel. Jika terjadi kerusakan selama masa garansi, penerima dapat langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan.
Selain itu, becak bantuan tersebut tidak boleh dialih-tangankan, dijual, ataupun digadaikan, karena sewaktu-waktu akan dilakukan audit oleh pihak yayasan penyalur.
Terkait isu politik, Dimas menegaskan bahwa penerima bantuan tidak dibedakan berdasarkan latar belakang atau afiliasi politik.
“Siapapun dari partai manapun bisa menerima. Bukan hanya dari Partai Gerindra. Ini murni bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Penyerahan becak listrik dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik S Deyang, di halaman Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo, Pacitan. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, Wakil Bupati Gagarin, Sekda Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, jajaran Forkopimda, serta Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Bambang Mahendrawan.
Dalam sambutannya, Nanik S Deyang memperkenalkan dirinya sebagai Presiden Becak Listrik Indonesia, sebuah sebutan yang menurutnya diberikan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Saya lebih dulu jadi Presiden Becak Listrik Indonesia sebelum Pak Prabowo jadi Presiden. Tapi yang mengangkat saya ya Pak Prabowo,” ujarnya, disambut tepuk tangan para penerima bantuan.
Nanik kembali menegaskan bahwa seluruh becak listrik tersebut berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo. Untuk tahap awal, Pacitan menerima 100 unit, dan ke depan jumlahnya berpotensi bertambah.
“Insyaallah akan ditambah lagi untuk Pacitan,” katanya.
Ia juga menceritakan bahwa gagasan bantuan becak listrik bermula saat Prabowo melihat langsung kondisi seorang tukang becak berusia 70 tahun di Surabaya yang hidup bersama istrinya di atas becak karena tidak memiliki rumah.
“Dari situ beliau memerintahkan untuk mencari bapak tersebut dan akhirnya berinisiatif memberikan becak listrik,” ungkap Nanik.
Menariknya, becak listrik ini merupakan hasil dari desain awal Prabowo Subianto. Pemesanan pertama dilakukan pada tahun 2024 sebanyak 1.000 unit dengan harga Rp 10 juta per unit. Pemesanan kedua dilakukan pada akhir 2024, dan pengembangan produksinya melibatkan PT Pindad, BUMN strategis yang juga memproduksi kendaraan dinas Presiden.

“Target produksinya hingga puluhan ribu unit. Jadi becak listrik ini dibuat oleh perusahaan yang sama dengan mobil dinas Presiden,” jelas Nanik.
Menurutnya, kehadiran becak listrik diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak, bahkan memungkinkan mereka bersaing dengan ojek online.
“Pendapatan mereka bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ujarnya.
Nanik juga berharap becak-becak tersebut dapat dikembangkan sebagai becak wisata, dan meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk memfasilitasinya. Ia pun menitipkan pesan agar aparat kepolisian ikut mengawasi agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan.
Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan tersebut. Ia menilai momentum penyerahan becak listrik sangat tepat karena berdekatan dengan Hari Jadi Pacitan ke-281 pada 19 Februari.
“Ini seperti kado dari Pak Presiden untuk Pacitan. Salam hormat dan terima kasih, semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kesuksesan,” kata Bupati.
Bupati juga berharap bantuan tersebut membawa manfaat nyata bagi penerima sekaligus menjadi amal ibadah bagi Presiden Prabowo dan jajaran Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.(Red/yun).




