7000 Kuota Mudik Gratis Dibuka, Sekda Pacitan Ajak Perantau Pulang Kampung dengan Aman dan Hemat
"Keselamatan adalah prioritas. Manfaatkan kesempatan mudik gratis. Selain lebih hemat biaya, juga menekan risiko kecelakaan lalu lintas saat puncak mudik lebaran"

Pacitan,JBM.co.id-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, mengimbau warga Pacitan yang berada di perantauan agar memanfaatkan program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada momentum Lebaran 1447 H/2026 M.
Menurut Sekda, Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah membuka sebanyak 7.000 kuota mudik gratis bagi masyarakat Jawa Timur. Kesempatan ini, kata dia, menjadi peluang besar bagi warga Pacitan yang ingin pulang kampung dengan aman dan tanpa terbebani biaya transportasi.
“Untuk itu, selagi masih ada kesempatan, warga Pacitan yang ingin pulang kampung bisa segera mendaftarkan diri,” ujar Sekda, Ahad (1/3/2026).
Selain menekankan aspek kemudahan dan penghematan biaya, Sekda yang juga menjabat sebagai Ex Officio Kepala BPBD Pacitan itu mengingatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama. Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung saat puncak arus mudik Lebaran mendatang.
Kondisi tersebut berisiko meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dalam kondisi cuaca kurang bersahabat seperti hujan lebat, angin kencang, maupun gelombang tinggi bagi jalur tertentu.
“Keselamatan adalah prioritas. Manfaatkan kesempatan mudik gratis. Selain lebih hemat biaya, juga menekan risiko kecelakaan lalu lintas saat puncak mudik lebaran,” pesannya.
Secara edukatif, program mudik gratis tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengurangan kepadatan kendaraan pribadi di jalur utama mudik. Dengan berkurangnya volume kendaraan, risiko kemacetan dan kecelakaan dapat ditekan.
Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan. Selain memastikan kondisi kesehatan prima, pemudik juga diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan sampai tujuan.
Momentum Lebaran sejatinya adalah waktu untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga. Dengan memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang telah disediakan pemerintah, diharapkan warga Pacitan dapat pulang ke kampung halaman dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.(Red/yun).



