UNBI Resmi Buka Fakultas Kedokteran Siap Cetak Dokter untuk Bali dan Indonesia

Jbm.co.id-DENPASAR | Universitas Bali Internasional (UNBI) resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK), setelah memperoleh izin pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.
Izin tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 966/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada Universitas Bali Internasional di Kota Denpasar yang diselenggarakan Yayasan Anugrah Husada Bali Indonesia (YAHB).
SK tersebut disahkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Med. Setiawan pada 31 Agustus 2026.
Penyerahan SK menjadi momentum bersejarah bagi UNBI. SK diserahkan langsung Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M. kepada Ketua YAHB Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd, CHT, CHA.
Penyerahan SK berlangsung, saat UNBI menggelar Seminar Nasional (Semnas) bertema “Sinergi Kelembagaan Riset dan Diseminasi Saintek dalam Penguatan Ekosistem Inovasi Perguruan Tinggi” di Denpasar, Kamis (3/9/2026).
Semnas tersebut menghadirkan Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si., serta Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. apt. Ketut Adhyana, M.Si., Ph.D. Kegiatan dipandu Moderator Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa M.A.D.E.

Turut hadir, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., Ketua YAHB Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd, CHT, CHA, Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta Sp.PD-KHOM, serta Rektor Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional Dr. I Made Sudjana, SE., MM., CHT., CHA.
Hadir pula, dosen, mahasiswa, dan pegawai UNBI, IPB Internasional, serta STIKes Wira Medika Bali.
Ketua YAHB Dr. I Nyoman Gede Astina bersama Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta menyampaikan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada UNBI untuk membuka Fakultas Kedokteran.
Dengan dibukanya FK, UNBI kini memiliki 19 program studi. Sebelumnya, UNBI memiliki 17 program studi.
Astina mengatakan pembukaan Fakultas Kedokteran menjadi langkah penting bagi UNBI untuk berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Ia juga mengaku terhormat karena penyerahan SK tersebut dihadiri tiga direktur Kemdiktisaintek yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dengan diterimanya SK tersebut, UNBI menyatakan siap menerima mahasiswa baru untuk Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.
Impian membuka Fakultas Kedokteran, kata Astina, telah lama dinantikan keluarga besar UNBI. “Mulai besok (Jumat,4/8/2026) sudah terima mahasiswa,” ungkap Astina.
Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib memberikan apresiasi atas dibukanya Fakultas Kedokteran UNBI.
“Semoga UNBI memberikan dampak yang lebih besar dengan berdirinya FK di Bali dan Indonesia,” harap Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib.
Ia berharap kehadiran FK UNBI dapat memperluas akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat, khususnya anak-anak Bali dan Indonesia yang ingin menempuh pendidikan kedokteran.
Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma berharap FK UNBI mampu menghasilkan dokter berkualitas sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurutnya, keberadaan FK juga membuka banyak peluang pengembangan bagi UNBI, termasuk penguatan program studi lainnya.
Ia mengingatkan agar program studi yang telah ada tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat menghasilkan pendidikan tinggi yang memberikan dampak nyata.
Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. apt. Ketut Adhyana turut menyampaikan selamat atas resmi dibukanya FK UNBI.
Ia berharap lulusan kedokteran UNBI nantinya mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat di Bali dan sekitarnya.
“Selamat bertugas dan bertanggungjawab, sangat baru bisa mulai menciptakan suasana akademik, iklim pembelajaran, atmosfer akademik serta ekosistem riset dan inovasi untuk memberikan dampak akademik, sosial dan ekonomi,” imbuhnya.

Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi juga menyampaikan kebahagiaan dan kebanggaannya atas capaian UNBI.
Dengan diterimanya SK Program Studi Kedokteran, UNBI diharapkan mampu melahirkan SDM unggul di bidang kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan global.
Kepercayaan pemerintah kepada UNBI untuk membuka Fakultas Kedokteran, lanjutnya, harus dijaga dengan menghadirkan SDM yang unggul, inovatif, bermutu, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Reporter: Ace Wiguna
Redaktur: Putu Wiguna


