PHDI Harus Jadi Rumah Besar Hindu Nusantara Perkuat Spiritualitas dan Persatuan Umat Sambut Prambanan Shiva Festival 2027

Jbm.co.id-KARANGASEM | Sekretaris Bidang Keagamaan dan Spiritualitas PHDI Pusat Masa Bakti 2026-2031, Dr. Matha Riswan, S.Pd.H., S.Fil., M.Psi., menegaskan pentingnya menjadikan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) sebagai rumah besar yang mampu mempersatukan seluruh umat Hindu Nusantara di tengah keberagaman tradisi dan kearifan lokal.
Matha Riswan menyambut baik kepengurusan PHDI Pusat di bawah kepemimpinan Letjen TNI I Nyoman Cantiasa. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu memperkuat persatuan umat sekaligus meningkatkan peran organisasi dalam pembinaan keagamaan dan spiritualitas Hindu.
Hal itu disampaikan Sekretaris Bidang Keagamaan dan Spiritualitas PHDI Pusat Masa Bakti 2026-2031, Dr. Matha Riswan, S.Pd.H., S.Fil., M.Psi., saat menghadiri rangkaian upacara Mejaya-Jaya dan Masimakrama Pengurus PHDI Pusat di Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, Mejaya-Jaya bukan sekadar prosesi keagamaan, tetapi juga menjadi landasan spiritual bagi para pengurus untuk memperkuat komitmen pengabdian dalam menjalankan swadharma organisasi demi kepentingan umat Hindu.
“Kita menyambut baik kepemimpinan Bapak Letjen TNI I Nyoman Cantiasa. Besar harapan kita agar PHDI ke depan semakin kokoh sebagai rumah besar umat Hindu Nusantara, yang mampu mengayomi seluruh umat tanpa membedakan latar belakang tradisi, budaya, maupun kearifan lokal yang berkembang di berbagai daerah,” ungkapnya.
Matha Riswan menyambut menjelaskan, bidang keagamaan dan spiritualitas memiliki tanggung jawab strategis dalam memperkuat nilai-nilai dharma, meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan, serta membangun kesadaran spiritual yang inklusif dan berlandaskan ajaran Hindu.
Sejalan dengan itu, Ketua Bidang Keagamaan dan Spiritualitas PHDI Pusat, Dr. S. Siwajiraja, S.T., M.Sos., juga memiliki perhatian besar atas penguatan kehidupan keagamaan dan spiritualitas umat Hindu di seluruh Nusantara.
“Meskipun saat ini beliau sedang melaksanakan Tirtayatra, kami telah membangun komunikasi dan menyusun sejumlah rancangan program strategis di bidang keagamaan dan spiritualitas yang selanjutnya akan didiskusikan bersama Ketua Umum PHDI Pusat. Salah satu perhatian penting adalah bagaimana PHDI turut berperan aktif dalam mendukung dan menyukseskan Prambanan Shiva Festival 2027 sebagai momentum penguatan spiritualitas, persatuan, dan kebudayaan Hindu Nusantara,” jelasnya.
Matha Riswan menilai keberagaman tradisi Hindu Nusantara merupakan kekayaan spiritual bangsa yang harus dijaga bersama. Karena itu, PHDI diharapkan menjadi ruang pemersatu yang menghormati berbagai tradisi keagamaan dan kearifan lokal tanpa menghilangkan esensi ajaran Hindu Dharma.
“PHDI harus menjadi ruang pemersatu, bukan pembeda, sehingga seluruh umat Hindu dapat merasakan kehadiran organisasi sebagai tempat bernaung, memperoleh pembinaan, dan memperkuat persaudaraan dalam bingkai Hindu Dharma,” tegasnya.
Oleh karena itu, Matha Riswan berharap kepengurusan PHDI Pusat Masa Bakti 2026-2031 mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat persatuan umat, menjaga keharmonisan kehidupan beragama, serta menjadikan PHDI sebagai organisasi yang semakin inklusif, berwibawa, dan responsif terhadap tantangan perkembangan zaman.
“PHDI harus menjadi rumah besar bagi seluruh umat Hindu Nusantara. Beragam dalam tradisi, bersatu dalam dharma, dan bersama-sama mengabdi untuk kemajuan umat,” pungkasnya.
Pewarta: Ace Wiguna
Editor: Putu Wiguna




