Pacitan Pertahankan Status ODF Berkelanjutan, Bukti Komitmen Bersama Mewujudkan Sanitasi Sehat
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang secara konsisten menjaga perilaku hidup bersih dan sehat"

Pacitan,JBM.co.id-Kabupaten Pacitan kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan lingkungan dengan berhasil mempertahankan status Open Defecation Free (ODF) Berkelanjutan atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Capaian tersebut ditandai dengan diterbitkannya Sertifikat Pilar 1 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Nomor 400.7.11.1/8715/102.3/2026 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada 17 Juli 2026.
Pengakuan ini diberikan setelah Tim Verifikator Pilar 1 STBM (ODF) Berkelanjutan Provinsi Jawa Timur melakukan proses verifikasi dan menyatakan Kabupaten Pacitan berhasil mempertahankan perilaku masyarakat yang bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Sertifikat tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD., KPTI., FINASIM, MARS.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang secara konsisten menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
“Status ODF bukanlah tujuan akhir, tetapi komitmen yang harus terus dipertahankan. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan perilaku hidup sehat menjadi budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dr. Daru, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa Pilar 1 STBM menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan. Perilaku tersebut terbukti mampu menekan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti diare, tifoid, hingga stunting yang berkaitan dengan buruknya sanitasi.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan status ODF berkelanjutan juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Dinas Kesehatan akan terus melakukan pembinaan, monitoring, dan edukasi kepada masyarakat agar capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui implementasi lima pilar STBM secara menyeluruh,” tambahnya.
Keberhasilan Kabupaten Pacitan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan perilaku hidup sehat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, sanitasi yang layak bukan hanya menjadi prestasi, tetapi menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang.
Pemerintah Kabupaten Pacitan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif menjaga fasilitas sanitasi, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari pencemaran. Melalui komitmen yang berkelanjutan, Pacitan semakin mantap menuju masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(Red/yun).




