BeritaDaerahGaya HidupLingkungan HidupPariwisataPemerintahanPendidikanSeni BudayaSosial

Festival Ronthek Pacitan 2026 Gaungkan Budaya Sekaligus Gerakan Kurangi Sampah Plastik

"DLH juga mengajak masyarakat memanfaatkan peralatan yang dapat digunakan berulang kali. Pengunjung yang hendak berbelanja di Pasar Krempyeng, misalnya, dianjurkan membawa tas belanja sendiri, wadah makanan, tumbler, hingga kantong sampah pribadi dari rumah"

Pacitan,JBM.co.id-Semarak Festival Ronthek Pacitan 2026 tidak hanya menjadi panggung pelestarian seni budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Selama pelaksanaan festival pada 17–19 Juli 2026 di Alun-Alun Kabupaten Pacitan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, mengajak seluruh pengunjung menikmati kemeriahan acara dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas umum.

Melalui berbagai media sosialisasi yang dipasang di kawasan festival, DLH mengampanyekan perilaku ramah lingkungan dengan mengusung pesan “Nonton Rontek Menyenangkan Tanpa Sampah Berserakan.” Masyarakat diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan, membawa tumbler, tas belanja guna ulang, alas duduk yang dapat dipakai berulang kali, hingga membawa pulang kembali perlengkapan yang digunakan selama menyaksikan pertunjukan.

Tak hanya itu, pengunjung juga diingatkan agar bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan dengan membuangnya ke tempat yang telah disediakan. Pesan-pesan edukatif disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah diingat, salah satunya berbunyi, “Sampahmu bukan mantanmu, jangan dibuang sembarangan. Sampahmu tanggung jawabmu.”

Petugas DLH Pacitan, siapkan tong sampah di kawasan Festival Ronthek.
Petugas DLH Pacitan, siapkan tong sampah di kawasan Festival Ronthek.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Rudhlotul Jannah, mengatakan bahwa Festival Ronthek merupakan agenda budaya yang selalu menyedot ribuan pengunjung. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama agar kemeriahan acara tidak meninggalkan persoalan sampah maupun kerusakan fasilitas umum.

“Festival Ronthek adalah kebanggaan masyarakat Pacitan. Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan. Budaya yang kita lestarikan akan semakin bermakna apabila disertai kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Cicik, Jumat (17/7/2026).

Selain mengurangi timbulan sampah plastik, DLH juga mengajak masyarakat memanfaatkan peralatan yang dapat digunakan berulang kali. Pengunjung yang hendak berbelanja di Pasar Krempyeng, misalnya, dianjurkan membawa tas belanja sendiri, wadah makanan, tumbler, hingga kantong sampah pribadi dari rumah.

Menurut Cicik, kebiasaan sederhana tersebut mampu menekan penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menghemat pengeluaran masyarakat. Di sisi lain, langkah tersebut juga membantu menciptakan kawasan festival yang bersih, nyaman, dan lebih sehat bagi seluruh pengunjung.

“Kami berharap masyarakat membiasakan membawa perlengkapan pribadi dari rumah. Selain mengurangi sampah plastik, cara ini juga lebih hemat, praktis, dan menjadi bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” katanya.

Tidak hanya kebersihan, DLH juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum selama festival berlangsung. Pengunjung diimbau untuk tidak mencorat-coret maupun merusak sarana yang tersedia agar tetap dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

Melalui kampanye bertajuk “Nonton Rontek Nyaman, Fasum Aman, Tanpa Ada Kerusakan”, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat lingkungan dan fasilitas umum sebagai bagian dari wajah Kabupaten Pacitan.

Dengan semangat “Rawat Bersama, Nikmati Bersama”, Festival Ronthek Pacitan 2026 diharapkan menjadi contoh penyelenggaraan event budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga bersih, tertib, serta ramah lingkungan. Pemerintah berharap gerakan membawa perlengkapan guna ulang dan mengurangi sampah plastik dapat menjadi kebiasaan baru masyarakat, tidak hanya selama festival, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button