BaliBencana AlamBeritaDaerahKeagamaanPemerintahanTabanan

Made Supartha Apresiasi Respons Cepat Gubernur Koster Gelontorkan Rp1 Miliar Pulihkan Pura Luhur Pucak Tinggah Tabanan

Jbm.co.id-TABANAN  | Harapan baru muncul bagi masyarakat Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, setelah Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1 miliar untuk mempercepat pemulihan Pura Luhur Pucak Tinggah yang rusak akibat angin puting beliung.

Bantuan tersebut diberikan menyusul musibah yang terjadi, pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Bencana alam itu menyebabkan sejumlah bangunan suci di kawasan pura ambruk dan mengganggu aktivitas persembahyangan masyarakat setempat.

Foto: Anggota DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, I Made Supartha menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Provinsi Bali mempercepat pemulihan Pura Luhur Pucak Tinggah yang rusak akibat angin puting beliung, Senin, 30 Maret 2026.

Dana BTT yang disalurkan melalui BPBD Provinsi Bali menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Bali dibawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses rekonstruksi pura sekaligus memulihkan aktivitas adat dan keagamaan warga.

Kerusakan yang terjadi di Pura Luhur Pucak Tinggah cukup signifikan. Empat bangunan utama mengalami kerusakan parah, yakni bale paruman berukuran 18 x 7 meter dengan atap sirap bambu dan 24 pilar penyangga, bale murdamanik berukuran 5 x 5 meter, lumbung kelingking berukuran 2,5 x 2 meter, serta pelinggih penegtegan merta berukuran 1 x 1 meter.

Kerusakan tersebut sempat membuat aktivitas persembahyangan dan kegiatan adat masyarakat terganggu. Namun, dengan adanya bantuan dari pemerintah, warga kini optimistis proses pemulihan dapat segera dilakukan.

Anggota DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, I Made Supartha menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Provinsi Bali mempercepat pemulihan Pura Luhur Pucak Tinggah yang rusak akibat angin puting beliung.

“Saya selaku Anggota DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bapak Gubernur Bali melalui BPBD Provinsi Bali. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dalam upaya pemulihan pura,” ungkapnya.

Menurut Made Supartha, bantuan dana tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan kembali bangunan yang rusak, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap menjaga warisan budaya dan tempat suci di Bali.

Made Supartha menilai sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memastikan pura sebagai pusat kehidupan religius tetap terjaga di tengah ancaman bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Dengan dukungan dana Rp1 miliar tersebut, masyarakat Banjar Angseri kini berharap proses perbaikan Pura Luhur Pucak Tinggah dapat segera rampung sehingga kegiatan keagamaan dapat kembali berjalan normal dan khidmat seperti sediakala. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button