BaliBeritaDaerahKlungkungPemerintahanPolitik

Koster Kukuhkan 1.219 Pengurus PDI Perjuangan Klungkung Tekankan Kader Jadi Garda Terdepan Perjuangan Rakyat

Jbm.co.id-KLUNGKUNG |  Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan sebanyak 1.219 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Klungkung masa bakti 2025-2030.

Pengukuhan berlangsung di Kenyeri Garden & Shala, Kecamatan Klungkung, Sabtu, 28 Maret 2026 dihadiri jajaran pengurus partai hingga tingkat akar rumput.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh partai, diantaranya Ketua DPRD Bali sekaligus Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali Dewa Made Mahayadnya, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali I Made Supartha, Ketua DPC PDI Perjuangan Klungkung Anak Agung Gde Anom serta Sekretaris DPC PDI Perjuangan Klungkung I Made Satria, yang juga Bupati Klungkung.

Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan sebanyak 1.219 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Klungkung masa bakti 2025-2030 di Kenyeri Garden & Shala, Kecamatan Klungkung, Sabtu, 28 Maret 2026

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting dalam memperkuat perjuangan partai di tengah masyarakat.

“Saudara-Saudara yang dikukuhkan pada hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai ditengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong royong,” terangnya.

Wayan Koster juga mengingatkan seluruh kader agar tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi sebagai landasan pembangunan Bali berkelanjutan.

“Dengan semangat tersebut, perjuangan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali,” kata Wayan Koster yang juga Gubernur Bali dua periode tersebut.

Wayan Koster juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilai menjadi yang tercepat hingga ke tingkat akar rumput di Indonesia.

“Saya bangga dan bahagia mengukuhkan Saudara menjadi pengurus dan pemimpin partai. Jadilah putra-putri terbaik yang memimpin partai dalam mengabdi kepada tanah air, bangsa, dan negara di wilayah masing-masing,” kata Koster di hadapan ribuan kader.

Wayan Koster menegaskan, jabatan dalam struktur partai mengandung tiga makna penting, yakni sebagai amanah, kebanggaan, dan ruang pengabdian bagi kepentingan rakyat.

Kawal Haluan Bali 100 Tahun

Dalam arahannya, Koster meminta seluruh struktur partai untuk menyelaraskan kerja organisasi dengan agenda pembangunan daerah, khususnya visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025-2125).

Kader partai juga diharapkan aktif dalam pengentasan masyarakat rentan, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal Bali.

Pesan Integritas dan “Jasmerah”

Pada kesempatan itu, Koster turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tidak melupakan sejarah perjuangan partai, dengan kembali menggemakan pesan Sukarno melalui slogan “Jasmerah”.

“Kader harus menjadi teladan, figur pemersatu, dan personal yang dirindukan masyarakat. Sebaliknya, tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, serta haram hukumnya serakah, korupsi, hingga terlibat narkoba dan judi yang merugikan rakyat,” tegas Wayan Koster

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Gde Anom, mengungkapkan total pengurus yang dikukuhkan mencapai 1.219 orang. Rinciannya terdiri dari 21 pengurus DPC, 110 pengurus PAC, 413 pengurus ranting dari 59 desa/kelurahan, serta 741 pengurus anak ranting dari 247 banjar atau lingkungan.
“Dengan jumlah ini, mesin partai di Klungkung semakin solid dan satu komando,” ujarnya.

Hal senada disampaikan I Made Supartha yang menilai pengukuhan tersebut sebagai hasil kerja kolektif kader dengan semangat gotong royong. Ia menegaskan bahwa jabatan pengurus merupakan amanah perjuangan yang menuntut komitmen tinggi. “Ini adalah kepercayaan besar dari partai yang harus dijalankan dengan penuh komitmen untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button