BaliBeritaDaerahPemerintahan

Korem 163/Wira Satya dan PEPABRI Bali Rajut Soliditas Pererat Persaudaraan Perkuat Jiwa Korsa saat Simakrama di Bedugul

Jbm.co.id-TABANAN | Korem 163/Wira Satya bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) Provinsi Bali merajut soliditas dan mempererat silaturahmi lintas generasi prajurit melalui kegiatan simakrama di Bedugul, Tabanan, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan arisan rutin PEPABRI berlangsung di Gedung Serbaguna Nayaka Loka, Kebun Raya Eka Karya Bali.

Suasana sejuk kawasan Bedugul menambah kehangatan pertemuan antara prajurit aktif dan para purnawirawan TNI-Polri.

Simakrama ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjaga jiwa korsa, serta merawat nilai-nilai kejuangan yang tetap melekat meskipun para prajurit telah memasuki masa purna tugas.

Mengusung tema “Sekali Prajurit Tetap Prajurit, Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara, Sekali Pejuang Tetap Pejuang”, kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berhenti ketika masa dinas berakhir.

Semangat Sapta Marga dan nilai-nilai perjuangan diharapkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Asisten III Setda Kabupaten Tabanan, Nyoman Gde Gunawan, yang hadir mewakili Bupati Tabanan mengapresiasi soliditas PEPABRI Bali yang memiliki total 2.524 anggota.

“Saya bangga melihat bapak ibu semua jauh-jauh datang ke Bedugul dari berbagai kota yang ada di Bali, tidak nampak lelah, namun sebaliknya penuh dengan semangat, dan suka cita,” ujarnya.

Menurut Gde Gunawan, PEPABRI yang telah berusia 67 tahun memiliki pengalaman panjang dalam perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk terus memberikan inspirasi kepada masyarakat.

Ia juga membagikan pengalamannya mengikuti retret Bela Negara di Rindam IX/Udayana yang dinilainya memberikan pengaruh besar dalam meningkatkan nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air.

“Prinsip yang dipegang teguh seorang TNI adalah pantang mundur walaupun panas dan hujan, pantang kabur di medan tugas, hal itu masih di pegang teguh oleh para purnawirawan TNI -Polri dan Warakawuri,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gde Gunawan turut menyinggung persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah terjadi di Bali. Ia berharap upaya pemerintah daerah bersama berbagai pihak dapat segera mengatasi persoalan tersebut agar tidak berdampak lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Brigjen TNI (Purn) I Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si., mengajak masyarakat Bali untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi dalam menyikapi kelangkaan BBM.

Ia juga mengapresiasi upaya Gubernur Bali Wayan Koster dalam menangani situasi tersebut.

Budiastawa menekankan pentingnya profesionalisme aparatur negara, termasuk ASN, TNI-Polri, dan aparat penegak hukum, dalam menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawab masing-masing.

Di luar berbagai persoalan aktual, inti kegiatan simakrama tetap menjadi ruang memperkuat persaudaraan dan menjaga kesinambungan nilai pengabdian antara prajurit aktif dan purnawirawan.

Para peserta memanfaatkan pertemuan tersebut untuk saling bertukar cerita, mengenang pengalaman selama bertugas, serta memberikan motivasi mengenai pentingnya menjaga semangat perjuangan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengundian arisan bulanan dan pembagian doorprize. Melalui kegiatan ini, Korem 163/Wira Satya dan PEPABRI Bali mempertegas pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan, soliditas, serta semangat pengabdian lintas generasi demi bangsa dan negara.

Pewarta: Ranu Sugito

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button