Kodam IX/Udayana Resmikan Wantilan Pura Agung Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Prajurit

Jbm.co.id-DENPASAR | Kodam IX/Udayana menggelar upacara Melaspas Wantilan Pura Agung Udayana di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No.1 Denpasar, Senin, 8 Juni 2026.
Upacara sakral tersebut dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat utama Kodam IX/Udayana, umat Hindu di lingkungan TNI, serta sejumlah tokoh internal satuan.
Melaspas menjadi simbol penyucian sekaligus peresmian Wantilan Pura Agung Udayana sebagai fasilitas sosial dan spiritual baru di lingkungan Makodam.
Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa ritual Melaspas memiliki makna mendalam dalam tradisi Hindu Bali.
Prosesi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting untuk menghadirkan keharmonisan secara spiritual pada bangunan yang baru selesai dibangun.
“Ritual ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud pembersihan rohaniah untuk menghilangkan energi negatif sisa proses pembangunan. Lebih dari itu, Melaspas adalah penyatuan unsur alam agar material bangunan dapat berfungsi harmonis, serta pemberian ‘jiwa’ agar Wantilan ini mampu membawa ketenangan, keselamatan, dan kerahayuan bagi setiap prajurit dan PNS yang beraktivitas di dalamnya,” kata Pangdam.
Wantilan atau bale pesandekan yang diresmikan tersebut dirancang sebagai bangunan terbuka multifungsi.
Selain menjadi tempat persembahyangan umat Hindu di lingkungan Kodam IX/Udayana, fasilitas itu juga difungsikan sebagai ruang musyawarah dan mempererat hubungan antar prajurit.
“Keberadaan Wantilan ini sangat strategis. Selain menjadi tempat persembahyangan yang nyaman bagi umat Hindu di lingkungan Kodam, bangunan ini juga berfungsi sebagai ruang musyawarah. Di sinilah kita bisa duduk bersama, bermusyawarah mufakat, dan mempererat silaturahmi antar sesama prajurit,” terang Mayjen TNI Piek Budyakto.
Ia berharap keberadaan Wantilan Pura Agung Udayana dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh personel Kodam IX/Udayana, sekaligus menjadi sumber kedamaian dan penguatan nilai spiritual.
Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Pangdam IX/Udayana sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kasdam, Irdam, Kapoksahli, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam, para Asisten Kasdam, Liaison Officer AU dan AL, serta para Dan/Kabalak satuan jajaran Kodam IX/Udayana.
Melalui peresmian Wantilan Pura Agung Udayana, Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya menjaga kerukunan beragama, melestarikan kearifan lokal Bali, serta memperkuat kebersamaan dan kohesi sosial di lingkungan TNI. (ace).




