BeritaDaerahPemerintahanPendidikan

Sekolah Rakyat Pacitan Siap Gelar MPLS 15 Agustus, Fasilitas Vital Dipastikan Rampung

"Pelaksanaan MPLS menjadi langkah awal sebelum aktivitas pendidikan Sekolah Rakyat berjalan secara penuh"

Pacitan,JBM.co.id-Sekolah Rakyat di Kabupaten Pacitan dipastikan mulai beraktivitas pada 15 Agustus 2026. Meski pembangunan gedung sekolah belum sepenuhnya tuntas, sejumlah fasilitas vital untuk menunjang kegiatan belajar mengajar telah dinyatakan siap digunakan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Heri Setijono, usai menghadap Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Rabu (12/8).

Heri mengatakan, proses penyelesaian pembangunan gedung masih berjalan. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi kendala untuk mengawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik.

“Untuk proyek gedung memang belum sepenuhnya tuntas. Akan tetapi untuk fasilitas vital sudah ready. Kita pastikan tanggal 15 Agustus ini, MPLS sudah berjalan,” kata Heri.

Menurutnya, pelaksanaan MPLS menjadi langkah awal sebelum aktivitas pendidikan Sekolah Rakyat berjalan secara penuh. Peserta didik akan mulai diperkenalkan dengan lingkungan sekolah sekaligus berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama mengikuti pendidikan.

Tak hanya soal sarana dan prasarana, kesiapan tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Heri memastikan pihaknya telah menyiapkan narasumber tamu yang akan terlibat dalam proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Mereka yang akan melakukan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat,” tegas pejabat yang merupakan alumni Sekolah Tinggi Kepamongprajaan tersebut.

Dengan persiapan yang terus dikebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan memastikan pelaksanaan MPLS tetap berjalan sesuai jadwal. Penyelesaian sejumlah bagian gedung yang masih berproses akan dilakukan secara bertahap, sembari kegiatan pendidikan mulai digulirkan.

MPLS 15 Agustus pun menjadi penanda dimulainya babak baru Sekolah Rakyat di Pacitan—sebuah program pendidikan yang diharapkan mampu membuka akses belajar dan memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi para peserta didik.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button