
Jbm.co.id-BANGLI | Pelaksanaan Upacara Yadnya Baligia Punggel Catur Wangsa di Karang Suci, Kedhatuan Agung Alang Sanja, Bebalang, Bangli mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sebanyak 80 keluarga mengikuti upacara ini menunjukkan efektivitas dan kemudahan yang ditawarkan dalam melaksanakan Upacara Yadnya untuk melunasi hutang (Pitra Rna) kepada leluhur.
Keluarga Besar Dewa Sang Sente Banjar Tegalalang Bangli sangat puas bisa melaksanakan Hutang Rena terhadap leluhurnya sebagai ungkapan Parama Suksema atau terima kasih terhadap Ida Ratu Shri Begawan Putra Natha Bangli Anom Pemayun selaku Yajamana Karya.
I Wayan Hartadiguna dari Tambahan Tengah, Desa Jehem dan I Nyoman Ardika dari Dusun Umbala, Tembuku mengungkapkan rasa puas atas kemudahan dan biaya yang terjangkau.
Upacara ini dipimpin oleh 35 sulinggih dan meliputi berbagai rangkaian sakral, termasuk upacara potong gigi massal, upacara Ngening di Tirta Bulakan atau tempat mata air suci dan Pesiraman Ida Betara Sakti Pura Penataran Taman Bebalang. Puncak upacara Nyegara Gunung (pertemuan gunung dan laut) akan diselenggarakan pada 13 Agustus 2025.
Dengan biaya sekitar Rp 10 juta per keluarga, upacara Yadnya dengan tingkat kekhususan utama ini terjangkau bagi banyak masyarakat. Keluarga Besar Dewa Sang Sente, I Wayan Hartadiguna dan I Nyoman Ardika mengucapkan terima kasih kepada Ida Ratu Begawan Putra Natha Bangli Anom Pemayun selaku Yajamana Karya atas inisiatif ini yang sangat meringankan beban umat.
“Pelaksanaan upacara massal ini memberikan alternatif yang lebih efisien dan terjangkau dibandingkan melaksanakan secara individual,” pungkasnya. (S Kt Rcn).



