BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Jelang Purnatugas Kepala Bappeda, Nama Chusnul Faozi Kembali Menguat dalam Bursa Mutasi Pejabat Pemkab Pacitan?

"Kabar tersebut masih sebatas informasi yang berkembang di kalangan birokrasi dan belum mendapatkan kepastian resmi dari Pemerintah Kabupaten Pacitan"

Pacitan,JBM.co.id- Dinamika mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menjadi perbincangan hangat. Menjelang akhir masa jabatan sejumlah pejabat struktural, berbagai spekulasi mengenai pergeseran posisi terus berkembang di kalangan internal birokrasi.

Kali ini, nama Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan, Mochamad Chusnul Faozi, kembali mencuat dalam bursa mutasi yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan tahun ini.

Pejabat yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang perencanaan pembangunan tersebut disebut-sebut berpeluang kembali menempati jabatan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pacitan. Posisi itu diperkirakan akan kosong setelah Kepala Bappeda saat ini, Heru Sukresno, memasuki masa purnatugas pada akhir Juni 2026.

Informasi yang beredar di lingkungan internal pemerintahan menyebutkan, mutasi tahap awal kemungkinan akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Dalam skenario yang berkembang, Chusnul Faozi menjadi salah satu figur yang digadang-gadang mengisi kursi strategis di lembaga perencanaan daerah tersebut.

“Mutasi periode awal nanti kemungkinan Juli. Pak Asisten I (Pemerintahan dan Kesra) yang kemungkinan akan digeser sebagai Kepala Bappeda,” ujar seorang sumber internal yang enggan disebutkan jatidirinya, Selasa (9/6/2026).

Meski demikian, kabar tersebut masih sebatas informasi yang berkembang di kalangan birokrasi dan belum mendapatkan kepastian resmi dari Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Saat dikonfirmasi mengenai isu mutasi pejabat yang santer berembus menjelang Juli, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, memilih memberikan tanggapan santai. Ia mengakui adanya agenda pada bulan Juli, namun belum dapat memastikan terkait pelaksanaan mutasi pejabat.

“Kalau bulan Juli ya ono. Tapi mutasi (pejabat) mboh,” ujarnya sembari berkelakar.

Terlepas dari berbagai spekulasi yang berkembang, publik kini menanti keputusan resmi Bupati Pacitan terkait formasi jabatan strategis yang akan mengisi sejumlah posisi penting pasca-purnatugas pejabat senior. Jika kabar tersebut benar adanya, maka kembalinya Chusnul Faozi ke Bappeda akan menjadi semacam “pulang kandang” bagi birokrat yang sebelumnya juga pernah berkecimpung dalam urusan perencanaan pembangunan daerah.

Dengan sejumlah kursi strategis yang segera mengalami pergantian, mutasi mendatang diperkirakan menjadi salah satu momentum penting dalam penyegaran birokrasi sekaligus penataan organisasi pemerintahan untuk mengawal agenda pembangunan Kabupaten Pacitan ke depan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button