BaliBeritaDaerahDenpasar

Eka Dinata Ungkap Strategi Bank Danamon Bangun Ekosistem Jepang di Bali

Jbm.co.id-DENPASAR |  PT Bank Danamon Indonesia Tbk terus mendorong penguatan ekosistem, guna menonjolkan identitasnya sebagai bank dengan konsep Jepang. Untuk itu, Bank Danamon menggelar Danamon Matsuri 2026 di Bali.

Branch Network Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Eka Dinata menegaskan Bank Danamon berada dibawah kepemilikan MUFG, bank terbesar di Jepang.

Bahkan, Bank Danamon berkeinginan membangun ekosistem yang mampu mempertemukan komunitas lokal dengan komunitas Jepang.

Menurutnya, Danamon selama ini telah memiliki berbagai program yang berkaitan dengan Jepang, mulai dari kemitraan kartu kredit dengan restoran Jepang hingga fasilitas airport transfer bagi nasabah yang melakukan perjalanan ke Jepang.

Untuk memperkuat ekosistem tersebut, kantor wilayah Danamon di berbagai daerah menggelar kegiatan bertujuan mempertemukan komunitas lokal dan komunitas Jepang.

“Bank Danamon sebagai bank dibawah kepemilikan MUFG (bank terbesar di Jepang), Bank Danamon ingin membangun ekosistem yang menonjolkan identitasnya sebagai bank berkonsep Jepang,” kata Eka Dinata saat Danamon Matsuri 2026 digelar PT Bank Danamon Indonesia Tbk Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) di Jalan Hayam Wuruk 246, Denpasar, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, Danamon Matsuri 2026 diinisiasi Kantor Wilayah Bali dan Nusra dibawah pimpinan I Gusti Agus Indrawan atau Pak Lopez menjadi salah satu bentuk implementasi konsep tersebut.

Kegiatan ini menggabungkan budaya Bali dan Jepang. Sejumlah atraksi ditampilkan, mulai dari tari Kecak, pertunjukan Yayasan Jepang-Bali, hingga perpaduan kuliner khas Jepang dan lokal.

“Kegiatan melibatkan penampilan tari Kecak serta pertunjukan dari Yayasan Jepang-Bali. Selain itu, disajikan pula perpaduan kuliner khas Jepang dan lokal,” ujarnya.

Eka Dinata berharap Danamon Matsuri sebagai event perdana dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan berbagai inovasi baru.

Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, event tersebut diharapkan memperkuat ekosistem dan engagement warga Jepang yang tinggal maupun menjalankan bisnis di Bali.

“Se-Jepang Bali itu melakukan event. Kita yang diundang, tapi EO-nya itu adalah ya se-Jepang Bali. Kita hadir ya sebagai sponsor,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Danamon juga mengundang komunitas Jepang di Bali untuk hadir bersama, termasuk regulator seperti Bank Indonesia (BI) dan unsur pemerintah daerah.

Eka Dinata menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Danamon Matsuri 2026 tidak terlepas dari kerja tim internal Danamon.

Kali ini, kegiatan Danamon Matsuri 2026 terus mengundang seJepang Bali mereka untuk hadir sama-sama menikmati, termasuk regulator, Bank Indonesia (BI) dan unsur-unsur daerah diundang supaya bisa ikut merasakan kegiatan Danamon Matsuri 2026.

“Tapi, ini memang kerja keras dari tim kita di Bank Danamon, anak-anak yang ngerjain semua. Dan sebagian dari acara ini bahkan kita handle secara internal tanpa melibatkan pihak luar. Jadi memang kerja tim dari kita semua,” terangnya.

Perkuat Layanan Transaksi Valas

Selain membangun ekosistem berbasis Jepang, Danamon juga memperkuat layanan transaksi valuta asing bagi nasabah.

Eka Dinata mengatakan, pertumbuhan nasabah Danamon sepanjang awal 2026 tercatat cukup baik. Melalui aplikasi D-Bank PRO, nasabah dapat melakukan transaksi valuta asing secara online tanpa harus datang ke kantor cabang.

“​​Itu mendukung transaksi untuk 13 mata uang asing, termasuk Yen Jepang (JPY), Dolar AS (USD), dan Dolar Singapura (SGD). Itu sangat membantu warga negara asing (WNA) atau warga Jepang di Bali yang perlu mengonversi dana ke rupiah untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Eka Dinata.

Danamon juga menawarkan rate valas yang kompetitif serta memberikan garansi layanan apabila nasabah menemukan rate lebih tinggi di bank lain pada waktu yang sama.

Mobil Antik hingga Pameran Lukisan

Danamon Matsuri 2026 juga menghadirkan pameran mobil, termasuk kendaraan-kendaraan lama yang memiliki nilai nostalgia.

Eka Dinata juga menjelaskan, keterlibatan Danamon dalam sektor otomotif bukan hal baru. Danamon telah menjadi sponsor Indonesia International Motor Show (IIMS) selama sekitar lima tahun di sejumlah kota seperti Jakarta dan Surabaya.

“Jadi, itu sudah hal yang lazim. Kita main di otomotif karena salah satu sektor kekuatan kita ini adalah otomotif. Tapi biasanya bukan bicara mobil antik. Kalau IIMS ini menghadirkan mobil-mobil baru, sekarang lagi ramai mobil listrik. Macam-macam, pasti banyak merek yang ada, dan kita sebagai sponsor utama financial di sana,” ujarnya.

Namun, Danamon Matsuri 2026 menghadirkan konsep berbeda dengan menampilkan mobil-mobil lama yang kini sudah jarang ditemui.

Menurutnya, kehadiran mobil antik tersebut sengaja dikemas sebagai ruang nostalgia sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dan nasabah.

“Jika ada mau foto-foto, melihat keantikan, atau nostalgia. Tadi katanya ada Honda Accord yang dulu di Bali waktu zaman kapan masih ada, tapi sekarang sudah enggak ada,” terangnya.

Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, Danamon juga menghadirkan live show musik dan pameran lukisan.

“Jadi, nonton show mobil-mobil antik, didalam ada kayak pameran lukisan. Itu memperkaya saja, biar waktu orang datang enggak monoton. Kita mau buat semua ini ada interaksi dengan nasabah ataupun masyarakat yang hadir untuk bisa melihat apa yang bisa kita sajikan. Sebisa mungkin, tentu sebagai bagian dari pelayanan kita dan memberikan experience yang berbeda pada saat hadir di Danamon Matsuri,” pungkasnya.

Reporter: Ace Wiguna

Redaktur: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button