
Jbm.co.id-DENPASAR | Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Prof. Dr. Drs. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si., (Cok Ace) mendorong Bank Danamon terus memperkuat pembinaan dan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali.
Hal tersebut disampaikan Cok Ace, saat menghadiri Danamon Matsuri 2026 di Jalan Hayam Wuruk 246, Denpasar, Sabtu (19/9/2026).
Cok Ace yang juga merupakan budayawan Bali mengaku bersyukur dapat hadir dalam kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Bali tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih, karena dapat menjadi bagian dari kegembiraan keluarga besar Danamon Bali.
“Saya hadir sebagai nasabah yang membanggakan. Saya sudah puluhan tahun menjadi nasabah Danamon dan sampai sekarang masih tetap setia,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Prof. Dr. Drs. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si., (Cok Ace) sekaligus budayawan Bali, dalam acara Danamon Matsuri 2026 di Jalan Hayam Wuruk 246, Denpasar, Sabtu (19/9/2026)
Menurut Cok Ace, kegiatan seperti Danamon Matsuri perlu dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
Cok Ace berharap pelaksanaan mendatang dapat melibatkan lebih banyak komunitas, khususnya komunitas kuliner yang ada di Bali.
“Bagaimanapun, kekuatan bank itu ada pada keberadaan nasabahnya.
Tentu kita berharap selama ini Bank Danamon terus menjadi bagian dari pertumbuhan dan perkembangan pariwisata Bali,” kata Cok Ace.
Selain memperkuat hubungan dengan nasabah, Cok Ace berharap Bank Danamon semakin aktif memberikan pembinaan kepada UMKM sekaligus membuka akses permodalan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
“Saya kira, di masa depan hubungan baik ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan,” terangnya.
Cok Ace menilai dukungan terhadap UMKM penting agar pelaku usaha yang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan maupun permodalan dapat berkembang dan naik kelas.
“Jika ada pengusaha yang pengelolaan usahanya masih kurang bagus, tolong dibina. Bagi perusahaan yang masih membutuhkan modal, sekiranya dapat dibantu akses permodalannya sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga usaha mereka bisa naik kelas,” tutupnya.
Dari perspektif PHRI Bali, Cok Ace juga melihat kolaborasi antara Indonesia, khususnya Bali, dengan pihak Jepang dalam kegiatan Danamon Matsuri memiliki potensi memperkuat kepercayaan nasabah.
Menurutnya, perpaduan potensi Bali dengan kekuatan dan pengalaman Jepang dapat menjadi modal positif bagi pengembangan hubungan antara Danamon, nasabah, pelaku usaha, dan sektor pariwisata Bali.
Terkait keberadaan Bank Danamon di Bali, Cok Ace berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha dan pariwisata di Bali.
Reporter: Ace Wiguna
Redaktur: Putu Wiguna



