BaliBeritaDaerahDenpasarLingkungan HidupPariwisataPemerintahan

Dukungan Mengalir, Pansus TRAP DPRD Bali Jadi Harapan Baru Penjaga Alam Bali

Jbm.co.id-DENPASAR | Dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Bali terus menguat dari berbagai lapisan masyarakat.

Tidak hanya dari kalangan legislatif, apresiasi kini datang dari tokoh seni hingga Gubernur Bali, menandai besarnya harapan publik terhadap langkah nyata penyelamatan alam Pulau Dewata.

Ketua Yayasan Kesenian Bali, Kadek Arimbawa alias Lolak, menilai kehadiran Pansus TRAP sebagai momentum penting di tengah tekanan pembangunan yang kian masif.

Menurutnya, langkah DPRD Bali ini menunjukkan keberanian politik untuk memperbarui cara pandang dalam menjaga keseimbangan alam dan pembangunan.

“Saya sangat kagum. Parlemen Bali akhirnya menunjukkan keberanian untuk benar-benar menjaga alam Bali. Ini bukan sekadar wacana,” kata Lolak.

Meski demikian, Lolak mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti di tengah jalan.

Ia menegaskan pentingnya konsistensi kebijakan agar upaya perlindungan lingkungan tidak melemah oleh kepentingan sesaat. “Jangan sampai masuk angin. Bali butuh ketegasan yang konsisten, dari awal sampai akhir,” tegasnya.

Apresiasi juga datang langsung dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Dalam pandangannya, Pansus TRAP DPRD Bali menunjukkan kinerja konkret yang selama ini dinantikan dalam menjaga keseimbangan alam Bali di tengah laju pembangunan.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Pansus TRAP DPRD Bali dalam menjaga alam Bali. Selama saya menjabat sebagai Gubernur, baru kali ini saya melihat kinerja Dewa yang luar biasa,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur Koster menilai sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga alam dan nilai budaya Bali tanpa menghambat kemajuan daerah.

Kini, Pansus TRAP disebut sebagai simbol harapan baru Bali sebagai sebuah era pembangunan yang tidak lagi mengorbankan lingkungan, tetapi berjalan seiring dengan pelestarian alam dan kearifan lokal.

Sorotan publik pun tertuju pada langkah lanjutan yang akan diambil. Apresiasi telah diberikan dan ekspektasi telah dititipkan. Masyarakat Bali menanti satu hal penting: pembuktian nyata demi Bali yang lebih baik dan alam yang tetap terjaga. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button