Demokrasi di Akar Rumput: Pacitan Mantapkan Langkah Menuju Pilkades Serentak 2026 yang Aman dan Demokratis
"Tidak hanya berfokus pada suksesi tahapan, pemkab bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga memperketat peta jalan pengamanan"

Pacitan,JBM.co.id-Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Pacitan kini memasuki babak krusial. Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Sekretariat Daerah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian pesta demokrasi di tingkat desa berjalan secara Luber (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia) serta Jurdil (Jujur dan Adil).
Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor ini memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran administrasi di setiap tahapan.
“Rapat koordinasi ini kita selenggarakan untuk memastikan kesiapan seluruh penyelenggara menjelang pelaksanaan pemungutan suara, baik dari aspek administrasi, teknis, logistik, sarana prasarana, maupun personel,” ujar Maulana Heru, Senin (2/11).
Berdasarkan pemaparan dalam rakor tersebut, dinamika Pilkades Serentak 2026 saat ini telah melalui berbagai tahapan penting, mulai dari pengumuman, pendaftaran bakal calon tahap I, II, dan III, penetapan calon kepala desa, hingga pengundian nomor urut calon. Saat ini, atmosfer desa juga tengah menghangat dengan bergulirnya tahapan kampanye yang berlangsung mulai hari ini sampai dengan 4 November 2026.
Tidak hanya berfokus pada suksesi tahapan, pemkab bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga memperketat peta jalan pengamanan. Langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan sosial dan gangguan ketertiban umum menjadi prioritas utama demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi pelbagai dinamika di lapangan, Sekda Pacitan menekankan pentingnya penyamaan persepsi serta penguatan koordinasi di antara seluruh unsur yang terlibat. Identifikasi kendala dan potensi permasalahan sejak dini terus digalakkan agar solusi cepat dapat segera dieksekusi.
Sebagai pamungkas pengawasan, unsur Forkopimda bersama panitia pemilihan kabupaten juga akan diterjunkan langsung untuk melakukan monitoring pada hari pemungutan suara nanti.
“Pembagian tugas yang jelas, penentuan titik sasaran desa, serta mekanisme pelaporan cepat yang terintegrasi disiapkan secara matang agar setiap kendala dapat direspons secara sigap,” tegasnya.
Melalui sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan diharapkan tidak hanya menjadi sarana pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum emas untuk merajut kerukunan dan membawa desa-desa di Pacitan menuju kemajuan yang berkelanjutan.(Red/yun).




