
Jbm.co.id-DENPASAR | Tokoh masyarakat Bali yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace menilai kemandirian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya bagi sektor ekonomi dan pariwisata.
Menurut Cok Ace, penempatan Polri di bawah Presiden merupakan desain kelembagaan yang tepat karena mampu memastikan institusi kepolisian bekerja secara profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan serta kepastian hukum. Faktor tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan rasa aman yang sangat dibutuhkan dunia usaha.
“Keamanan dan kepastian hukum adalah kunci utama keberlangsungan pariwisata dan investasi. Polri yang mandiri di bawah Presiden akan lebih fokus menjaga stabilitas nasional dan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta pelaku usaha,” ujarnya.
Cok Ace menjelaskan, sektor pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Bali sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif dan kepercayaan publik, baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Tanpa jaminan keamanan yang kuat, keberlanjutan pariwisata dan investasi akan sulit terwujud.
Lebih lanjut, Cok Ace menekankan bahwa iklim usaha yang sehat hanya dapat tumbuh dalam kondisi sosial dan keamanan yang stabil.
Oleh karena itu, penguatan peran Polri sebagai institusi negara yang profesional dan dipercaya publik harus menjadi agenda strategis nasional, bukan sekadar perdebatan struktural.
Cok Ace juga menegaskan bahwa dukungan terhadap posisi Polri tersebut sejalan dengan semangat reformasi, yang mendorong kepolisian terus berbenah melalui peningkatan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik demi menciptakan Indonesia yang aman, stabil, dan berdaya saing di tingkat global. (red).



