BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Bukan Soal Gelar Doktoral, Sekda Maulana Heru: “Calon Sekda Itu Harus Bisa Ngemong”

"Sekda itu harus bisa mengamankan semua kebijakan kepala daerah. Prinsipnya mikul duwur mendhem jero"

Pacitan,JBM.co.id-Gelar akademik tinggi rupanya bukan kartu sakti untuk menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda). Bahkan, gelar doktor sekalipun tak menjadi jaminan seseorang layak menjadi top manager birokrasi di lingkungan pemerintahan daerah.

Penegasan itu disampaikan Sekda Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, belum lama ini. Ia secara terbuka menyatakan bahwa gelar doktoral yang kini melekat pada dirinya bukanlah prasyarat bagi calon sekda pengganti di masa mendatang.

“Tidak ada syarat harus doktor. Semua pejabat eselon II punya kesempatan yang sama, sepanjang memenuhi regulasi yang berlaku,” tegas Heru.

Menurutnya, justru ada syarat lain yang jauh lebih substansial namun tak tertulis dalam aturan formal. Seorang sekda, kata Heru, harus mampu menjadi “orang tua” bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN). Sosok pemersatu yang bisa ngemong, merangkul semua lapisan birokrasi, tanpa menciptakan sekat atau dikotomi di internal pemerintahan.

“Sekda itu harus bisa mengamankan semua kebijakan kepala daerah. Prinsipnya mikul duwur mendhem jero,” ujarnya, menegaskan peran sekda sebagai penyangga utama stabilitas pemerintahan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa jabatan sekda bukan sekadar soal kecakapan administratif atau prestise akademik, melainkan soal kepemimpinan moral, loyalitas, dan kecerdasan dalam mengelola dinamika birokrasi.

Disinggung mengenai siapa figur yang tengah disiapkan sebagai calon sekda Pacitan ke depan, Heru mengaku belum ada sinyal resmi dari kepala daerah. Namun, dalam beberapa kesempatan, ia sempat menyebut dua nama yang konon diminta langsung oleh Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, untuk mulai dikader.

Dua nama tersebut adalah Khemal Pandu Pratikna dan Deni Cahyantoro.

Sekda Pacitan, Dr. Ir. H. Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, Msi.
Sekda Pacitan, Dr. Ir. H. Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, Msi.
Sementara itu, sumber internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan menyebut arah dukungan mulai mengerucut.

Nama Khemal Pandu Pratikna, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, disebut sebagai figur yang paling kuat disiapkan untuk mengisi posisi strategis tersebut.

“Kalau melihat sinyal kuat dari Pak Bupati, Khemal Pandu yang sedang disiapkan sebagai Sekda masa depan,” ujar sumber internal tersebut.

Meski demikian, peta suksesi Sekda Pacitan masih terbuka. Namun satu pesan sudah terang, kursi sekda bukan panggung gelar, melainkan ruang pengabdian bagi sosok yang mampu merawat birokrasi dan menjaga arah kebijakan kepala daerah tetap utuh.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button